18 Ribu Warga di Kabupaten Manokwari Belum Melakukan Perekaman e-KTP
beritapapua.id - Ilustrasi e-ktp. (Foto: Istimewa)

Saat ini masih ada sekitar 18 ribu warga wajib e-KTP di Kabupaten Manokwari belum melakukan perekaman.

Lantaran masih banyaknya warga yang belum melakukan perekaman e-KTP Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menerapkan sistem “jemput bola”. Hal ini salah satu upaya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam mempercepat perekaman e-KTP di wilayah itu.

Nantinya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan turun ke tempat-tempat seperti tempat ibadah, distrik dan kampung, termasuk ke SMA/SMK untuk melakukan perekaman.

Saat ini, menurut Kepala Disdukcapil Kabupaten Manokwari, Rustam Effendi, pihaknya melakukan pelayanan perekaman e-KTP di Gereja Efrata Wosi. Setelah dari sana, pelayanan akan berlanjut ke SMA/SMK di Manokwari.

“Setelah dari Gereja Efrata, kami akan lanjutkan ke SMAN 1 Manokwari untuk mengejar target perekaman e-KTP karena masih ada sekitar 17-18 ribu wajib e-KTP yang belum melakukan perekaman. Kami sasar penduduk pemula artinya yang baru masuk dari 16 ke 17 tahun terutama adik-adik kita yang SMA dan SMK, kami kejar. Jadi selain kami melayani perekaman di kantor, kami juga menggunakan sistem jemput bola dengan turun ke sekolah-sekolah. Nanti turun awal kami di SMAN Manokwari,” ujar Rustam di kantornya, Rabu (16/03/2022).

Terkendala Pandemi Covid-19

Sistem jemput bola sebelumnya sudah dilakukan, namun sempat terkendala akibat pandemik Covid-19. Kini sistem itu aiintensifkan kembali.

“Itu semua strategi kita untuk mencapai cakupan pelayanan kepada masyarakat, sehingga harapan kami semua masyarakat Manokwari memiiliki dokumen kependudukan yang lengkap,” imbuhnya.

Baca Juga: Kondisi Jalan Nasional dan Tol Dijamin Mulus Oleh Kementerian PUPR

Rustam mengimbau masyarakat Manokwari yang belum melakukan perekaman e-KTP untuk datang ke kantor Disdukcapil melakukan perekaman.

“Kami imbau kepada masyarakat Manokwari yang merasa diri belum melakukan perekaman e-KTP datang ke kantor dan sampaikan ke kami. Untuk yang belum punya identitas datang ke kami nanti kami cek,” pungkas Rustam.

Ia menjelaskan jika warga yang belum memiliki identitas nantinya akan mendapatkan identitas setelah melewati beberapa proses.

“Kalau memang di sistem kami belum ada identitas, kami akan berikan identitas yang penting kami tahu nama serta tempat dan tanggal lahir. Jadi semua itu kami lakukan karena kewajiban kami memberikan identitas kepada semua warga Manokwari. Yang pindah juga kami layani karena betapa pentingnya dokumen kependudukan bagi setiap warga Manokwaari,”