20 Penumpang Kapal Tiba di Sorong Tanpa Dokumen Kesehatan
beritapapua.id - Satgas Covid-19 mendapati 20 penumpang KM Dobonsolo yang tiba di pelabuhan tak membawa surat keterangan bebas Covid-19. (foto : inews)

Sebanyak 20 penumpang kapal KM Dobonsolo yang tiba di Pelabukan Kota Sorong tiba tanpa memiliki surat keterangan negatif Covid-19. Satgas Covid-19 mendapati para penumpang itu tidak memiliki surat perjalanan saat melakukan pemerikaan kepada penumpang yang baru tiba di pelabuhan Kota Sorong.

Para penumpang ini bisa lolos karena ada dugaan mereka naik kapal tanpa melewati pemeriksaan.

Koordinator Pengawasan Lapangan Satgas Penangan Covid-19 Kota Sorong, Fenti Hendri Talane mengatakan bahwa penumpang tersebut naik kapal dari Pelabuhan Ambon.

Setibanya di Kota Sorong dan saat ada pemeriksaan, para penumpang itu tidak bisa memberikan dokumen kesehatan yang menyatakan mereka bebas dari Covid-19.

“Penumpang tersebut lolos naik kapal dari Pelabuhan Ambon tanpa dokumen perjalanan surat izin masuk ke Kota Sorong,” ujar Koordinator Pengawasan Lapangan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Fenti Hendri Talane, Minggu (8/8/2021).

Dia mengatakan, pendatang wajib memiliki dokumen perjalanan karena Pemkot sedang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Guna Melihat Kondisi, 20 Penumpang KM Dobonsolo Lakukan Tes Antigen

Sebanyak 20 penumpang KM Dobonsolo akhirnya harus menjalani tes antigen agar dapat melihat kondisi para penumpang tersebut. Sedangkan untuk KTP mereka akan ditahan sementara sambil menunggu hasil pemeriksaannya keluar.

“Sebagai sanksi bagi para penumpang tersebut yakni melakukan tes antigen terbaru dengan hasil negatif, baru dapat mengambil KTP,” ujarnya.

Baca Juga : Pemkab Paniai Kirim 5 Pelajar Tempuh Pendidikan di Amerika

Sementara itu, Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Herlin Sasabone mengatakan, saat ini Pemkot tengah menerapkan PPKM Level 4. Oleh karena itu pendatang yang ini melakukan perjalanan ke Kota Sorong wajib memiliki dokumen perjalanan dan dokumen kesehatan.

Dokumen perjalanan dan dokumen kesehatan itu memang menjadi syarat wajib agar pendatang yang ingin masuk ke Kota Sorong diperbolehkan. Hal ini juga merupakan upaya pemerintah Kota Sorong untuk bisa mengurangi penyebaran penularan Covid-19.

Ia juga mengingatkan agar operator kapal dan pelabuhan menerapkan pemeriksaan yang ketat terhadap setiap penumpang.

“Kami harapkan ada kerja sama yang baik dari pihak Pelni agar memperhatikan syarat pelaku perjalanan sesuai dengan edaran PPKM,” ujar Herlin.