Amalan Spesial Hari Jumat
3 Amalan Spesial Pada Hari Jumat Bagi Orang Islam

3 Amalan Spesial Pada Hari Jumat Bagi Orang Islam – Bagi umat muslim, hari Jumat adalah hari yang spesial. Mereka menyebutnya sebagai sayyidul ayyam atau pemimpin hari-hari lainnya. Mengapa demikian?

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لا تَطْلُعُ الشَّمْسُ وَلا تَغْرُبُ عَلَى يَوْمٍ أَفْضَلَ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ

“Tidaklah matahari terbit dan tenggelam pada suatu hari yang lebih utama dari hari Jum’at.” (HR. Ahmad, ‘Abdur Rozaq, Ibnu Hibban, Al Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan dalam Shahih At Targib wa At Tarhib bahwa hadits ini hasan)

Hari Jumat adalah hari dari banyak kejadian luar biasa dalam sejarah Islam. Pertama, pada hari itu Allah menciptakan Nabi Adam. kedua, pada hari itu juga Nabi Adam masuk surga dan keluar dari surga.

Kemudian, pada hari Jumat pula hari kiamat akan berakhir. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berbunyi,

خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ

“Hari yang baik saat terbitnya matahari adalah hari Jum’at. Hari di mana Adam diciptakan, masuk ke surga dan dikeluarkan dari surga. Kiamat tidaklah terjadi kecuali pada waktu itu.” (HR. Muslim)

Untuk itu, penting bagi kita untuk memuliakan hari Jumat. Ada beberapa amalan sunnah yang spesial dalam rangka memuliakan hari tersebut.

Berikut 3 amalan yang dapat kita lakukan pada hari Jumat:

Baca juga: Freeport Kembali Menjadi Sponsor Persipura Musim 2021

1. Membaca Surat Al Kahfi

Bukan barang anyar bagi kita untuk mendawamkan amalan yang satu ini. Yakni, membaca surat Al Kahfi setiap hari Jumat. Selain amalan ini merupakan bentuk kita memuliakan hari Jumat, ada banyak manfaat lainnya bagi kita.

Pertama, bagi yang membaca surat tersebut maka akan mendapatkan naungan sinar dari Jumat ke Jumat berikutnya. Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إن من قرأ سورة الكهف يوم الجمعة أضاء له من النور ما بين الجمعتين

“Barangsiapa membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, maka ia akan disinari oleh cahaya di antara dua Jumat”

Kedua, khusus bagi mereka yang mampu menghafal 10 ayat pertama, maka mendapatkan kmuliaan yang luar biasa. Yakni, akan terhindar dari fitnah Dajjal. Dari Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ

“Siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari Dajjal.” (HR. Muslim no. 809)

2. Amalan Spesial Hari Jumat yang Kedua Memperbanyak Doa

Perhatikan hadis berikut. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membicarakan mengenai hari Jumat lalu ia bersabda,

فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ ، وَهْوَ قَائِمٌ يُصَلِّى ، يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ

“Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta.”

Bahwa, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menyebut hari Jumat adalah hari yang mustajab untuk berdoa. Ada 3 pendapat mengenai waktu mustajab berdoa pada hari Jumat.

Pertama, saat imam naik mimbar sampai salat Jumat selesai. Kedua, setelah ashar sampai matahari tenggelam. Ketiga, pada dua waktu tersebut. Dengan demikian, jangan sampai kita melupakan waktu tersebut untuk berdoa.

3. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi

Amalan ketiga adalah memperbanyak shalawat kepada Nabi. Barang siapa yang melakukannya, maka ia akan mendapatkan syafaat pada hari akhir nanti.

Dari Abu Umamah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.”