300 Personel Akan Amankan Final Sepakbola Putri Papua vs Jabar
beritapapu.id - Wakapolres Merauke Kompol Leonardo Yoga (tengah) saat ditemui di Stadion Katapal, Merauke, Senin (11/10/2021). (foto: Antara)

Dalam mengamankan dan memastikan pertandingan final sepakbola putri antara Papua vs Jabar berjalan dengan tertib TNI-Porli akan mengerahkan 300 personelnya. Pertandingan final antara Papua vs Jabar ini juga akan membuat masyarakat antusias menyaksikkan laga tersebut.

Pertandingan ini sendiri akan berlangsung pada Senin (11/10/2021), di Stadion Katalpal Merauke.

Karena alasan tersebut, ratusan personel akan turun untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan dan ketertiban selama pertandingan final.

Wakapolres Merauke, Kompol Leonardo Yoga mengatakan, pengerahan jumlah personel ini bertujuan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban selama pertandingan.

“Kita mempertebal personel pengamanan di venue stadion. Artinya ini bukan tindakan berlebihan lebih kepada antisipasi adanya gangguan,” kata Leonardo Yoga di Stadion Katapal, Kabupaten Merauke, Senin (11/10/2021).

Antusiasme Masyarakat

Leonardo Yoga mengatakan, laga final sepakbola putri PON antara Papua melawan Jawa Barat akan menarik antusiasme masyarakat sekitar untuk menyaksikan laga tersebut. Karena memang pertandingan tersebut sudah banyak harga tunggu dan ingin menyaksikan pertandingan final tersebut.

“Kita menyadari event sepakbola ini merupakan event yang ditunggu-tunggu. Artinya memang kerinduan masyarakat tinggi, terlihat dari antusiasme penonton yang begitu besar saat tuan rumah bertanding,” ujar Leonardo Yoga.

Dia mengatakan bahwa personel gabungan tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik di sekitar dan dalam stadion tempat berlangsungnya pertandingan.

Baca Juga: Gubernur Papua Kunjungi Merauke dan Memberikan Dukungan ke Atlet

Selain itu, petugas juga akan melakukan pemeriksaan kepada penonton sebelum memasuki stadion untuk mengantisipasi apabila ada yang membawa benda-benda membahayakan keselamatan.

“Tetap akan ada sweeping barang-barang berbahaya yang membahayakan keselamatan orang lain. Senjata tajam, miras dan barang berbahaya lain,” katanya.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana (panpel) sepakbola putri, Piter Kalakmabin, didampingi Arnold Rudolg (sekretaris), serta bendahara Firman, dalam sesi jumpa pers di media center PON XX Klaster Merauke, menjelaskan panitia telah bekerja sangat maksimal selama ini, dan berharap pertandingan final bola putri di Stadion Katalpal akan berjalan baik dan lancar.

“Kami mengakui ada kekurangan di sana-sini, namun itu hal biasa. Termasuk masyarakat yang mungkin tak sempat masuk ke stadion dan duduk di tribun saat tim putri bertanding,” ungkapnya.