320 Calon Jamaah Haji Asal Kota Jayapura Tertunda
beritapapua.id - Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapurra, Dr. Abdul Hamid Jusuf, SAg, MM. (foto : papuainside)

Sebanyak 320 calon jamaah haji asal Kota Jayapura, Provinsi Papua, harus menunda ibadah haji sampai akhir tahun 2022 mendatang. Sebelumnya memang jadwal keberangkatan calon jamaah haji adalah pada tahun 2020 kemarin namun itu semua juga tertunda.

Penundaan ini sebagaimana Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021, tentang pembatalan pemberangkatan haji tahun 1442 H/2021 Masehi.

Ini juga buntut panjang dampak dari pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih ada. Keputusan tersebut adalah untuk menekankan aspek keselamatan masyarakat agar tidak tertular Covid-19

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Provinsi Papua, Dr. Abdul Hafid Jusuf, mengatakan akibat dari pembatalan itu berdampak kepada 320 orang di ibukota Provinsi Papua ini batal berangkat. Padahal sebelumnya para jamaah sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji atau BPIH.

“Jamaah haji yang tertunda berangkat ini sebenarnya berangkat pada 2020, tapi karena situasi pandemi Covid-19 sehingga ditunda kerangkatannya 2021,” ujar Jusuf di Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Kamis (10/6/2021).

Jusuf mengatakan calon jemaah haji yang batal berangkat diberikan dua pilihan, yaitu menarik BPIH atau tidak. Jika memang ada jamaah yang ingin menariknya telah mendapat arahan untuk mengambilnya di Kantor Kemenag Kota Jayapura.

“Yang tidak menarik BIPH tetap berangkat pada 2022. Sampai saat ini belum ada yang menarik biaya BPIH. Kita berdoa, semoga tahun depan bisa melakukan perjalanan ibadah haji,” ujar Jusuf.

Jamaah Haji Sudah Dua Kali Batal Berangkat

Jusuf juga mengatakan 320 jamaah haji Kota Jayapura yang sudah dua kali batal berangkat haji ini, masuk dalam daftar tunggu 5 hingga 7 tahun.

“Jadi, sesuai nomor porsi yang masuk dalam biaya pelunasan BPIH. Pembatalan keberangkatan haji ini untuk kebaikan calon jamaah agar tidak tertular Covid-19,” ujar Jusuf.

Baca Juga : Meriahkan Gebyar PON XX, PB PON Hadirkan Musisi Papan Atas

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, meminta calon haji di ibukota Provinsi Papua yang batal berangkat ke Mekkah, Arab Saudi, agar bersabar karena situasi masih dalam pandemi Covid-19.

“Pemerintah mengambil keputusan ini sebagai jalan terbaik untuk seluruh calon jamaah haji Indonesia khususnya di Kota Jayapura,” ujar Tomi Mano.

Tomi Mano berharap warga tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga kesehatan, meningkatkan iman.

“Mari kita berdoa supaya pandemi ini segera berakhir sehingga tahun depan umat islam bisa melaksanakan kewajibannya (bagi yang mampu), salah satunya menuaikan ibadah haji,” ujar Tomi Mano