4 Kampung di Arguni Atas Mengalami Pemekaran Wilayah
beritapapua.id 4 Kampung di Arguni Atas Mengalami Pemekaran Wilayah - klikpapua.com

Pemekaran sebuah wilayah dalam suatu provinsi atau daerah akan sangat memberikan pengaruh pada kepemerintahan dan kemajuan daerah tersebut. Hal ini menjadi perhatian khusus terutama di wilayah Papua. Luasnya wilayah yang ada di sisi paling timur dari NKRI ini pada waktu yang lalu bisa dikatakan terlambat dibanding daerah bagian barat dari Indonesia.

20 tahun terakhir merupakan sebuah proses panjang bagi Papua dengan segala lika-likunya. Wilayah di Papua perlahan mendapat perhatian dan sedang melakukan perubahan baik dari segi pemerintahan. Pembagian wilayah yang dimaksudkan agar pembangunan merata dan sesuai dengan konteks serta potensi lokal. Contohnya saja, pemekaran wilayah seperti Papua Barat, Manokwari selatan dan masing-masing wilayah tersebut juga dilakukan pemakaran lagi di dalamnya.

Baca Juga: Kesiapan Papua Sebagai Tuan Rumah PON XX 2020

Dimulainya Pemekaran Wilayah

Setelah Distrik Tugarni Atas yang rancangan pembentukannya segera diusulkan ke tingkat pusat. Saat ini Pemerintah Distrik Teluk Arguni Atas dibawah pimpinan Septer Samaduda tengah kembali mempersiapkan pemekaran satu distrik lagi untuk wilayah Sawi group.

“Ada rencana dari kami untuk mekarkan Distrik Teluk Arguni Atas menjadi beberapa distrik. Namun karena persyaratan menjadi sebuah distrik minimal harus 10 kampung maka akan ada 4 kampung yang akan kami mekarkan,“ terang Kadistrik Septer Samaduda, belum lama ini.

Dikatakan, yang kedepan akan disiapkan menjadi distrik adalah Sawi Group, yang wilayahnya nanti mencakup Kampung Borogerba, Tiwara, Weswasa dan Wetuf. Dua kampung yang akan dimekarkan adalah Kampung Wetuf dan Tiwara dengan nama Kampung Diknova dan Efara.

Sementara satu kampung lainnya lanjut Septer, sementara ini masih dalam porses untuk dilakukan pemekaran. “Setelah 4 kampung tersebut dimekarkan nantinya akan disusul lagi satu kampung yang kini masih dalam proses pembentukan,” terang Septer.

Ia berharap, rencana pemekaran wilayah Distrik Teluk Arguni menjadi beberapa distrik ini berjalan lancar. Pemekaran lanjutnya, perlu dilakukan karena wilayah Distrik Teluk Arguni Atas terlampau luas dengan 24 kampung didalamnya. “Selain itu usia distrik juga sudah cukup lama, sehingga perlu dilakukan pemekaran,” ujarnya.