40 Tahun Berlalu, Pembunuh John Lennon Meminta Maaf
Beritapapua.id - 40 Tahun Berlalu, Pembunuh John Lennon Meminta Maaf - Youtube

40 Tahun Berlalu, Pembunuh John Lennon Meminta Maaf – Pada tanggal 8 Desember 1980, tidak ada yang menyangka jika John Lennon akan tewas ditangan penggemarnya sendiri. Ia meninggal dunia usai ditembak didepan pintu masuk apartemennya yang berada di New York. Kala itu Lennon baru saja pulang sehabis rekaman dengan sang istri, Yoko Ono. Setelah 40 tahun, chapman meminta maaf kepada Yoko Ono karena perbuatannya tersebut.

Selain itu Chapman juga membuat sebuah pengakuan saat persidangan itu. Ia mengaku merasa malu setiap tahun usai melakukan pembunuhan terhadap Lennon. Istri Chapman, Gloria mengklaim suaminya sudah merencanakan pembunuhan tersebut dua bulan sebelum peristiwa itu terjadi.

Chapman berusia 25 tahun saat Ia membunuh Lennon dan sekarang ini berusia 65 tahun. Di lembaga pemasyarakatan, Chapman bekerja sebagai juru tulis dan porter pada sebuah blok khusus. Walau kejadian sudah lama berlalu nyatanya tidak dapat mengurangi masa hukuman Chapman. Terbukti sudah 11 kali permohonan pembebasan bersyaratnya ditolak pengadilan.

Chapman masih akan mendekam di penjara hingga dua tahun ke depan. Ia akan kembali menjalani persidangan pada Agustus 2022. Pertama kali Chapman mengajukan pembebasan bersyarat pada 2000. Pada tahun 2015, Yoko Ono menentang setiap pengajuan pembebasan, karena takut akan pembebasan Chapman.

“Satu hal yang saya pikirkan adalah dia pernah melakukannya, dia bisa melakukannya lagi kepada orang lain. Bisa saja saya, bisa saja Sean [putranya], bisa siapa saja. Jadi itulah kekhawatirannya,” jelas Ono.

Baca Juga: MPR: Perlu Grand Design Untuk Pembangunan Papua

Selebritis Dunia Yang Tewas Ditangan Penggemarnya Sendiri

Ternyata selain John Lennon masih ada lagi selebritis yang meninggal ditangan fans yang fanatik. Seperti Rebecca Schaeffer, ditembak di depan pintu rumahnya di Hollywood oleh penggemar maniaknya, Robert John Bardo pada 18 Juli 1989. Kisah ini bermula saat Rebecca Schaeffer tengah bersiap menuju audisi untuk mendapatkan peran The Godfather III.

Penyanyi Latin, Selena Quintanilla-Pérez atau merupakan bintang populer yang kariernya sedang menanjak pada tahun 90-an. Namun, seorang pendiri klub penggemarnya Yolanda Saldivar, menembaknya pada usia 23 tahun,31 Maret 1995. Saldivar dijatuhi hukuman seumur hidup di penjara, yang sebagian besarnya telah dihabiskan di kurungan isolasi untuk perlindungannya sendiri.

Christina Grimmie adalah penyanyi berusia 22 tahun yang sedang naik daun. Ia memukau penonton The Voice, menempati posisi ketiga. Penggemar maniak bernama Kevin James Loibl membunuhnya pada 10 Juni 2016 lalu. Sang pembunuh memutuskan untuk mengakhiri hidup sang idola karena rasa cintanya yang berlebihan.