500 Personel Brimob Amankan Pilkada Provinsi Papua Barat
Beritapapua.id - 500 Personel Brimob Amankan Pilkada Provinsi Papua Barat - Aktulitas

500 Personel Brimob Amankan Pilkada Provinsi Papua Barat – Provinsi Papua Barat akan memperoleh bantuan sebanyak 500 personel brigade mobil (Brimob) dari sejumlah daerah untuk mengamankan Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember 2020 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Komandan Satuan Brimob Polda Papua Barat Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa di Manokwari, Minggu (15/11/2020).

Semmy menyampaikan bahwa pihaknya mendapat bantuan 5 SSK (satuan setingkat kompi) Brimob Nusantara. Mereka berasal dari sejumlah Polda, akan dikerahkan ke Papua Barat untuk membantu pengamanan Pilkada.

Menurut Semmy para Satuan Brimob Polda Papua Barat sangat siap membantu pengamanan di sembilan daerah yang akan melaksanakan Pilkada Serentak 2020. Yang mana dari 623 personel yang dimiliki, dua per tiga atau sekitar 415 personel di antaranya akan dipersiapkan untuk melakukan pengamanan Pilkada.

“5 SSK BKO (bantuan kendali operasi) Brimob Nusantara nanti akan bergabung dengan kami. Kami siap membantu pengamanan Pilkada Papua Barat,” ucap Kombes Semmy.

Baca Juga: Satgas Covid-19 : Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Kerawanan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Provinsi Papua Barat

500 Personel Brimob Amankan Pilkada Provinsi Papua Barat
Beritapapua.id – 500 Personel Brimob Amankan Pilkada Provinsi Papua Barat – Reportase

Lebih lanjut Semmy juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah memiliki peta tingkat kerawanan pada Pilkada Serentak di sembilan daerah Papua Barat. Baik itu dari pihak KPU, Bawaslu maupun Polri sendiri. Nantinya para Personel Brimob akan ditempatkan di daerah-daerah yang eskalasi konfliknya tinggi.

“Personel kami siap, dan penempatan personel Brimob akan dilakukan sesuai instruksi Kapolda,” ucap Semmy.

Sementara itu, Semmy juga menjelaskan bahwa dalam pengamanan Pilkada 2020 ini para Kapolres memiliki peran dan tanggung jawab besar. Yakni sebagai kepala operasional pengamanan wilayah. Jadi saat Kapolres membutuhkan penebalan pasukan pengamanan dari Brimob, maka mereka akan mengajukan permintaan ke Kapolda. Selanjutnya Kapolda melalui Karo Ops akan melanjutkan instruksi kepada Sat Brimob.

“Untuk tingkat kerawanan kami tidak underestimate (meremehkan), semua daerah mendapat perhatian dalam hal pengamanan. Seperti Kabupaten Pegunungan Arfak yang hanya diikuti satu pasangan calon. Daerah ini cukup kondusif, tapi kita tidak boleh underestimate, tetap kita persiapkan pengamana-nya sebaik mungkin,” Jelas Komber Semmy.