900 Hunian Wisata di KSPN Berhasil Diselesaikan Kementerian PUPR
beritapapua.id - Sirkuit Mandalika. (Foto: Antara/Ahmad Subaidi)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah berhasil menyelesaikan 900 hunian wisata di 5 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) unggulan non super prioritas. Pembangunan tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp46.05 miliar.

Selain membangun infrastruktur di 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado–Likupang. Kementerian PUPR juga masih terus melanjutkan pembangunan di 5 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) unggulan prioritas lainnya yang juga ditetapkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016.

Kawasan-kawasan tersebut adalah Morotai di Maluku Utara, Tanjung Kelayang di Bangka Belitung, Raja Ampat di Papua Barat, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Bromo-Tengger-Semeru di Jawa Timur.

Basuki Hadimuljono selaku Menteri PUPR mengatakan bahwa kementerian PUPR juga telah merenovasi rumah warga dengan pola pemberdayaan. Hal tersebut membuat rumah yang direnovasi menjadi layak sebagai homestay di kawasan wisata.

Diutip dari antaranews.com, “Harapannya agar masyarakat setempat bukan hanya jadi penonton, tetapi juga mendapat manfaat ekonomi dari sektor pariwisata. Tolong dirawat, dijaga dan dikelola dengan baik. Saya pesan ditata lingkungannya dan dijaga kebersihannya,” ungkap Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Sebagai Pendorong Program Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya Mendukung Pariwisata

Pembangunan rumah wisata yang dilakukan oleh kementerian PUPR masuk ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), yang sesuai dengan Pepres No. 109 Tahun 2020 untuk meningkatkan kualitas rumah warga sekitar kawasan pariwisata menjadi layak huni dan sekaligus dapat dimanfaatkan untuk usaha pondok wisata (homestay) dan usaha pariwisata lainnya. Hal tersebut dilakukan dengan harapan dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

Baca Juga: Legenda Persipura Jayapura Ingin Melatih di Luar Papua

Renovasi tersebut membuat tampilan rumah warga menjadi lebih modern. Namun meskipun demikian, kearifan lokal dan keunikannya tetap dipertahankan, sebagai upaya menarik minat wisatawan domestic maupun mancanegara untuk menginap.

Morotai, Tanjung Kelayang, Raja Ampat, Wakatobi, dan Bromo-Tengger-Semeru merupakan KSPN unggulan yang menjadi bagian dari 10 “Bali Baru”. Kawan tersebut terus dikembangkan oleh Pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.

Kementerian PUPR berharap dengan dibangunnya infrastruktur pendukung di lokasi KSPN, mampu meningkatkan produktivitas sektor pariwisata menjadi sektor andalan. Supaya dapat mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.