Virus Corona Baru
Ada 4 Varian Virus Corona Baru, Berikut Penjelasannya

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, kini setidaknya ada 4 varian virus corona baru. Beberapa dari varian virus tersebut bahkan lebih menular dan mematikan. Varian virus baru tersebut muncul pada beberapa negara dan sudan menyebar.

Berikut 4 varian virus corona beserta penjelasannya.

1. Virus D614G, Wuhan, China

Adapun 4 varian virus tersebut antara lain pertama Virus D614G, merupakan mutasi dari Wuhan. Virus ini adalah mutasi dari virus Covid-19 yang muncul pada Wuhan September 2020 lalu. Virus ini memang lebih menular, namun belum terbukti apakah lebih mematikan.

2. Cluster 5, Denmark

Kemudian, virus Cluster 5 asal Denmark. Virus yang muncul pada 20 September ini mampu mengurangi imunitas seseorang setelah terinfeksi. Artinya, seseorang yang sudah sembuh dari Covid-19 bisa saja kembali terjangkit.

3. Virus VOC 202012/01, Inggris

Ketiga, VOC 202012/01, virus asal Inggris yang muncul pada 14 Desember 2020. Varian dengan mutasi N501Y ini pertama kali muncul pada bagian tenggara Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa virus ini 70 kali lebih menular dari varian lainnya.

4. Virus 501Y.V2, Afrika Selatan

Keempat adalah 501Y.V2 yang muncul pada Afrika Selatan, 18 Desember 2020. Nama virus ini menunjukkan bahwa ini adalah mutasi dari virus N510Y. Sehingga, virus ini memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi. Mirip dengan virus pada Inggris.

Waspada Varian Corona Inggris, Berikut Cirinya

Baca juga: Lebih Baik Salat Jamaah di Masjid atau di Rumah?

“Virus ini mudah beradaptasi dengan host (inang). Virus itu hidup karena ada host-nya, maka terjadilah mutasi. Mutasi itu terjadi karena adaptasi virus terhadap host. Jadi virus ini menyebar dari orang lain ke orang lainnya, hingga negara ke negara lain,” Prof Bambang P.S. Brodjonegoro, Menteri Riset dan Teknologi, mengutip dari suara.com.

Virus corona memang virus yang mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Oleh karenanya, virus ini boleh jadi menimbulkan gejala baru yang sebelumnya tidak ada. National Health Service (NHS) menyebut ada 7 gejala baru dari varian ini. Antara lain:

  1. Kelelahan
  2. Kehilangan selera makan
  3. Sakit kepala
  4. Diare
  5. Kebingungan
  6. Nyeri otot
  7. Ruam kulit

Pihak Centre for Disease and Control (CDC) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa gejala sebelumnya masih ada. Adapun gejala virus corona yang sebelumnya kita ketahui seperti demam, batuk kering, dan kelelahan masih ada.

Virus ini lebih cepat menular dari sebelumnya. Virus ini telah menyebar ke 70 negara lainnya dan menyebabkan kasus penyebaran corona di Inggris meningkat pesat.

“Jadi memang benar varian ini harus benar-benar diwaspadai,” ungkap Prof Bambang P.S. Brodjonegoro.

Saat ini, virus varian baru ini sudah masuk ke negara tetangga, yakni Singapura dan Australia. Hal ini menyebabkan Indonesia harus jauh lebih waspada meskipun belum ada bukti varian baru ini masuk ke Indonesia.