Air Liur Jenazah Covid-19 Sebabkan 12 Orang Positif Covid-19
Beritapapua..id - Air Liur Jenazah Covid-19 Sebabkan 12 Orang Positif Covid-19 - Lokadata

Air Liur Jenazah Covid-19 Sebabkan 12 Orang Positif Covid-19 – Sebanyak 12 orang terinfeksi virus covid-19 dari 23 orang yang menjemput paksa jenazah pasien positif covid-19 Kota Batam. Salah 1 orang dari para pelaku bahkan membalurkan air liur jenazah tersebut ke wajahnya.

Aksi pemulangan jenazah dengan inisial YHG ini terjadi pada Rabu (19/08). Kejadian penjemputan paksa terjadi di kamar jenazah RSBP Batam Sekupang, dimana puluhan keluarga jenazah memaksa untuk membawa pulang jenazah tersebut.

Tim Gugus Tugas kemudian melakukan pemeriksaan SWAB kepada pihak keluarga yang melakukan penjemputan paksa. Dari hasil pemeriksaan sebanyak 12 orang terjangkit virus covid-19.

Dalam rilis Gugus Tugas, 12 warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 terlibat dalam penjemputan paksa jenazah Covid-19. Mereka tercatat sebagai kasus 455 hingga 467.

“Iya ada 12 orang positif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, seperti dilansir Antara, Senin (24/8/2020).

Dari 12 orang tersebut, sebanyak 6 orang merupakan pelajar lelaki dan perempuan berusia antara 11-16 tahun, 3 orang pekerja swasta berusia 40 tahun, 21 tahun dan 60 tahun, 2 orang ibu rumah tangga berusia 51 tahun dan 67 tahun serta seorang wiraswasta berusia 44 tahun. Keseluruhannya berdomisi pada kecamatan Sekupang.

Berdasarkan catatan Gugus Tugas Batam, 12 warga itu saat ini telah berada pada ruang perawatan isolasi RSKI COVID-19 Pulau Galang dan kondisinya relatif stabil.

Baca Juga: Giring Nidji Menjadi Calon Presiden 2024

Kasus Positif Covid-19 Batam Melonjak

Kasus positif covid-19 Batam kembali mengalami peningkatan. Hingga Senin (24/08) terdapat 467 kasus positif covid-19.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam yang juga Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, penambahan ini terjadi karena kurangnya disiplin masyarakat di masa adaptasi kebiasaan baru.

“Masih banyak yang tak disiplin, tidak gunakan masker saat keluar rumah, tidak menjaga jarak dan malas mencuci tangan. Padahal sebelumnya jumlahnya mulai berkurang. Namun saat ini kembali meledak,” kata Rudi melalui keterangan tertulis, Jumat (21/08)

Rudi pun mengingatkan pada masyarakat agar selalu mengikuti anjuran pemerintah. Yakni dalam hal menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabur dan air mengalir.