Akhirnya Anita Kolopaking Penuhi Panggilan Bareskrim
beritapapua.id - Akhirnya Anita Kolopaking Penuhi Panggilan Bareskrim - Suara.com

Anita Kolopaking akhirnya memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus pelarian Djoko Tjandra pada Jumat, 7 Agustus. Sebelumnya, Anita mangkir dari panggilan pertama pada Selasa, 4 Agustus.

Anita tiba pada pukul 10.30 WIB dan langsung menemui penyidik di Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

“(Tersangka Anita) datang memenuhi panggilan penyidik tadi jam 10.30,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, dikutip dari kompas.

Anita sendiri dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 263 ayat 2 KUHP terkait penggunaan surat palsu dan Pasal 223 KUHP tentang upaya membantu kaburnya tahanan.

Nama Anita Kolopaking sendiri sempat membuat heboh masyarakat Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari fotonya yang beredar bersama Jaksa Pinangki, yang belakangan diketahui bertemu dengan Djoko Tjandra di 2019 silam.

Anita Kolopaking merupakan pengacara atau kuasa hukum Djoko Tjandra, narapidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali, saat mengajukan permohonan peninjauan kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Juni 2020 silam.

Anita Kolopaking juga turut menyeret nama Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Prasetijo Utomo. Anita diduga melobi Prasetijo untuk membuat surat jalan bagi Djoko Tjandra. Surat jalan tersebut digunakan Djoko Tjandra untuk melakukan perjalanan dari Jakarta ke Pontianak. Saat ini Prasetijo telah dicopot dari jabatannya dan sedang diperiksa oleh penyidik Bareskrim Polri.

Baca Juga: Nasib Petani Apabila Resesi Terjadi

Anita Kolopaking Bisa Menjadi Justice Collaborator

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan siap memberikan bantuan apabila Anita Kolopaking bersedia menjadi justice collaborator (yang bersedia bekerja dengan aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus) terkait polemik Djoko Tjandra.

LPSK juga menyatakan siap apabila ada saksi lain yang ingin mendapatkan perlindungan untuk mengungkap dalang dibalik pelarian Djoko Tjandra.

Seperti yang diketahui, pelarian Djoko Tjandra diduga melibatkan banyak pihak. Djoko Tjandra sendiri sudah ditahan setelah ditangkap oleh Polisi Diraja Malaysia di apartemennya di Malaysia pada 30 Juli. Polisi Diraja Malaysia kemudian menyerahkan Djoko Tjandra kepada polisi Indonesia di pesawat sebelum akhirnya tiba di Bandara Halim.