Akibat Embargo Terhadap Rusia, Harga Minyak Dunia Semakin Meroket
beritapapua.id - Ilustrasi industri minyak dan gas (migas). (Foto: Thinkstocks/Kanoke 46)

Perselisihan antara Rusia dan Ukraina masih terus berlanjut dan bahkan terlihat semakin memanas, akibatnya harga minyak dunia pun semakin melonjak. Kenaikan harga minyak dunia tersebut memang sudah diprediksi dan dikhawatirkan oleh banyak kalangan.

Kenaikan harga tersebut diakibatkan karena larangan Amerika Serikat (AS) untuk mengimpor minyak dari Rusia. Larangan tersebut bertujuan untuk melumpukan salah satu komoditi ekspor kuat milik Rusia. Selain itu ada juga Inggris yang menyatakan akan mengurangi secara bertahap impor minyak dan produk minyak dari Rusia sampai akhir 2022.

Sebelumnya, International Monetary Fund (IMF) sudah pernah memperingatkan bahwa perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina, serta sanksi yang dikenakan pada Rusia oleh sejumlah negara, akan memberikan dampak parah pada perekonomian global.

Kenaikan harga minyak dunia ini diperkirakan masih akan terus berlanjut, mengingat Rusia merupakan anggota kunci aliansi OPEC+ dan salah satu produsen utama produk minyak mentah. Rusia sendiri selalu berada dalam peringkat tiga besar, negara pengekspor minyak mentah terbanyak di dunia.

Kondisi harga minyak mentah yang terus naik ini akan berimbas pada harga bahan bakar minyak. Sehingga hal tersebut akan segera dirasakan langsung oleh konsumen. Kondisi ini pun akhirnya menimbulkan kekhawatiran akan risiko resesi global.

Update Harga Minyak Mentah Berdasarkan Website Oil Price

Dilansir dari website Oil price, memasuki pekan ketiga dari agresi militer pertama yang dilakukan oleh Rusia terhadap Ukraina. Harga minyak mentah dunia jenis Brent kini menembus angka US$131.62/barrel pada tanggal (09/03/2022), pukul 11.00 WIB. Sehari sebelumnya, tepatnya pada tanggal (08/03/2022), pukul 00.46 WIB, harga minyak mentah jenis Brent ini bahkan menyentuh US$132.70/barrelnya.

Baca Juga: Pemerintah Rusia Tanggapi Negara-negara yang Memberikan Sanksi

Untuk minyak mentah jenis WTI, pada tanggal 9 Maret 2022, pukul 14.31 WIB, harganya adalah US$125.92 per barrel. Angka tersebut pernah mencapai US$128.65 di tanggal 8 Maret 2022, pukul 23.40 WIB.

Sejauh ini, harga minyak dunia telah meningkat sekitar 30 persen sejak Rusia pertama kali menginvasi Ukraina. Berdasarkan analisis Rystad Energy di Oslo, larangan impor minyak mentah Rusia yang diterapkan oleh beberapa negara, dapat mendorong kenaikan harga minyak hingga US$200 per barrel.