Aktivitas di Bandara Soekarno Hatta Alami Peningkatan
beritapapua.id - Aktivitas di Bandara Soekarno Hatta Alami Peningkatan - Akurat

Aktivitas di Bandara Soekarno Hatta Alami Peningkatan – Setelah sebelumnya bisnis penerbangan mengalami krisis saat ini akibat pandemi Covid-19 yang mobilitas, saat ini bisnis penerbangan di Indonesia mulai mengalami peningkatan. Dirjen Perhubungan Udara, Novie Riyanto mengatakan pergerakan orang dan penumpang pasca-dibukanya kembali Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) mulai menunjukkan peningkatan, dengan kenaikan jumlah penerbangan sebesar 250 persen.

Meski mengalami peningkatan, Novie mengatakan untuk saat ini seluruh stakeholder penerbangan harus tetap fokus untuk mematuhi aturan baru yang sudah diberlakukan dalam penerbangan di masa pandemi Covid-19. Agar semua pihak akan percaya, dan animo masyarakat dalam menggunakan transportasi udara maka secara natural dia akan naik bertahap.

Diketahui pada saat ini sudah ada sekitar 280 pergerakan pesawat dalam sehari. Dimana terjadi peningkatan mencapai 2 hingga 3 kali lipat dari masa pembatasan perjalanan hanya dibawah 100 pergerakan dalam sehari.

Dilansir dari kompas.com Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan pembatasan perjalanan orang yang berakhir 7 Juni. Setelah 7 juni sampai sekarang ada peningkatan. Data pergerakan bisa sampai 2,5 kali lipat, namun itu masih sangat jauh dari kondisi normal. Angka peningkatan tersebut dianggap masih jauh bila dibandingkan dengan kondisi normal yang bisa mencapai 1.200 pergerakan dalam sehari. Jika dibandingkan dengan saat ini yang hanya 200 hingga 300 pergerakan dalam sehari, itu berarti masih ada 75 persen ruang yang belum dipenuhi karena tidak adanya permintaan. Namun, pihaknya tetap akan mengantisipasi adanya peningkatan yang diprediksi mulai terjadi awal Juli mendatang.

Lebih lanjut Awaluddin menilai bahwa penyebab masih kurangnya pergerakan penumpang disebabkan oleh adanya syarat yang harus dipenuhi penumpang sebelum melakukan perjalanan. Selain itu saat ini kapasitas di dalam pesawat juga diatur hanya bisa diisi maksimal 50 persen dari kapasitas yang tersedia.

Baca Juga: Meghan Markle Berniat Terjun ke Dunia Politik Amerika

Kunjungan Kerja Menteri Perhubungan Ke Bandara Soekarno Hatta

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi dalam kunjungan kerjanya di Bandara Soekarno Hatta, Kamis (25/6/2020) berharap tidak ada lagi peristiwa yang membuat kepercayaan masyarakat pudar menggunakan jasa transportasi udara. Dia menyampaikan kepada para operator bandara maupun maskapai agar bisa menjaga kepercayaan masyarakat. Serta memastikan petugas Bandara Soekarno-Hatta sigap dalam menangani kebiasaan baru di dunia penerbangan saat pandemi Covid-19. Mengingat kondisi pandemi virus corona di Indonesia saat ini belum menunjukkan indikator penurunan jumlah kasus. Di samping itu, ia juga mengapresiasi Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Soekarno Hatta yang mulai memanfaatkan teknologi digital.

Kini bandara sudah menyediakan pemeriksaan dokumen perjalanan dengan aplikasi digital yang dinamakan Travelation. Melalui aplikasi Travelation, calon penumpang pesawat bisa lebih mudah melakukan verifikasi dokumen perjalanan dengan mengunggah dokumen. Dokumen tersebut seperti KTP, tiket penerbangan, dan surat hasil rapid test atau tes swab.

Sementara itu, PT Railink juga akan mulai kembali mengoperasikan secara bertahap Kereta Bandara Soekarno-Hatta pada tanggal 1 Juli 2020. Dengan kapasitas 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia, Kereta Bandara akan menyediakan akses ke Bandara Soekarno-Hatta dan juga alternatif akses menuju pusat kota dengan 50 perjalanan dalam satu hari. Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Railink, Mukti Jauhari, dalam keterangannya menegaskan pengoperasian kembali Kereta Bandara ini tetap diikuti dengan protokol pencegahan Covid-19.

Kereta Bandara akan melakukan penerapan protokol kesehatan bagi seluruh petugas. Protokol kesehatan tersebut yaitu penyemprotan disinfektan secara berkala, penempatan wastafel, hand sanitizer, juga menyediakan sabun cuci tangan serta fasilitas berupa pemasangan sekat pembatas antar kursi kereta. Bagi Penumpang Kereta Bandara juga diwajibkan mengenakan masker. Penumpang juga harus mematuhi aturan jaga jarak serta akan dilakukan pengukuran suhu tubuh maksimal 37,3°C yang boleh masuk stasiun.