Amalan Khusus Pada Bulan Rajab
Adakah Amalan Khusus Pada Bulan Rajab

Adakah Amalan Khusus Pada Bulan Rajab – Tak terasa kita sudah memasuki bulan Rajab. Kurang lebih 2 bulan lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan, yakni sekitar pertengahan bulan Maret. Maka, sebagai umat muslim yang taat, sudah semestinya kita bergembira.

Layaknya orang yang hendak menyambut hari baik, mereka pasti akan bersiap-siap. Bayangkan, Anda akan pergi rekreasi ke suatu tempat yang begitu Indah. Pasti Anda akan mempersiapkan berbagai kebutuhan dari jauh-jauh hari.

Begitu juga dengan bulan Rajab. Abu Bakr Al-Balkhi rahimahullah mengatakan bahwa bulan Rajab adalah waktunya menanam. Bulan Sya’ban waktunya untuk menyiram dan merawat. Sedangkan bulan Ramadhan adalah waktunya menuai.

شَهْرُ رَجَبٍ شَهْرُ الزَّرْعِ ، وَشَهْرُ شَعْبَانَ شَهْرُ سَقْيِ الزَّرْعِ ، وَشَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرُ حِصَادِ الزَّرْعِ

“Bulan Rajab saatnya menanam. Bulan Sya’ban saatnya menyiram tanaman dan bulan Ramadhan saatnya menuai hasil.” (Lihat Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab no. 92748)

Maksudnya, untuk menuai pahala yang berlimpah pada bulan Ramadhan, kita harus bersiap dari bulan Rajab. Lantas, amalan apa saja yang dapat kita lakukan sebagai persiapan bulan Ramadhan?

Berikut Amalan Khusus Pada Bulan Rajab:

Baca juga: Menteri PUPR: Konektivitas Papua Hingga Papua Barat Sudah 90 Persen

1. Mengganti Puasa Ramadhan Jika Ada yang Bolong

Bulan Ramadhan sudah dekat. Bulan Rajab adalah bulan yang tepat untuk mengganti puasa manakala ada puasa yang bolong tahun lalu. Allah Ta’ala berfirman,

وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

“Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah: 185)

Mengapa bulan Rajab adalah bulan yang tepat? Karena bulan dekat dengan Ramadhan, sekaligus kita mempersiapkan diri untuk berpuasa 1 bulan penuh.

2. Berpuasa Sunnah Sebagai Amalan Khusus Pada Bulan Rajab

Baca juga: Beberapa Tips Menjalankan Ibadah Puasa Di Tengah Pandemi

Sebagian ulama menyatakan bahwa tidak ada amalan khusus pada bulan Rajab. Namun, bukan berarti kita tidak boleh puasa sunnah. Bahkan, puasa sunnah tersebut dapat menjadi amalan untuk mempersiapkan kita pada bulan Ramadhan.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,

إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari Senin dan Kamis.” (HR. An Nasai no. 2362 dan Ibnu Majah no. 1739. All Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadis ini shahih)

3. Banyak Beristighfar dan Menjauhi Maksiat

Dalam surat At-Taubah ayat 36 Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.”

Bulan Rajab termasuk bukan haram. Oleh karenanya, kita harus mengisinya dengan banyak ibadah dan menjauhi maksiat.