Angka Kematian Karena Covid-19 Mencapai 1 Juta Jiwa
Beritapapua.id - Angka Kematian Karena Covid-19 Mencapai 1 Juta Jiwa - Kontan

Angka Kematian Karena Covid-19 Mencapai 1 Juta Jiwa – Covid-19, yang belum genap setahun menjadi wabah, telah merenggut 1 juta jiwa lebih korban meninggal. Wabah ini sejatinya mulai teridentifikasi pada Desember 2019 di Wuhan, China.

Tidak hanya korban jiwa, wabah ini bahkan merusak ekonomi global, mengoncang ketegangan geopolitik, hingga mempersulit manusia dari segala jenis golongan

Menurut data dari worldmeter, Minggu (27/9), korban yang meninggal karena covid-19 sebanyak 1.006.381 jiwa. Selain itu virus ini juga telah tersebar di 188 negara dengan jumlah 33 juta kasus positif yang terkonfirmasi.

Amerika Serikat (AS) tercatat sebagai negara yang mengalami tingkat kematian tertinggi akibat pandemi ini, yakni sebanyak 209.453 jiwa yang meninggal. AS juga mencatat jumlah kasus positif sebanyak 7.321.343 kasus.

Berikutnya adalah Brazil yang mencatat angka kematian hampir mencapai 142.161 korban jiwa. Sedangkan untuk kasus positif, Brazil sendiri mencatat sebanyak 4,8 juta kasus positif covid-19.

India juga tergolong sebagai negara dengan tingkat kematian yang tinggi. India mencatat 96.351 korban yang meninggal dengan jumlah kasus positif sebanyak 6,2 juta kasus.

Sedangkan Indonesia sendiri, sampai Selasa (23/9), telah mencatat 10.473 korban yang meninggal.

Baca Juga: Dua Petinju Papua Hendak Guncang Laga Tinju Internasional

WHO Prediksi Kematian Akibat Covid-19 Bisa Sampai 2 Juta Jiwa

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi bahwa korban meninggal bisa mencapai angka 2 juta sebelum vaksin bisa tersedia. Tidak hanya itu, tanpa penerapan protokol kesehatan, korban yang berjatuhan akan semakin banyak lagi.

Kepala Program Kedaruratan WHO, dr Mike Ryan, memperkirakan angka itu masih akan bertambah banyak tanpa adanya tindakan internasional yang dilakukan secara bersama-sama. Mike juga mengatakan bahwa prediksi tersebut bukanlah berandai-andai saja melainkan sangat besar kemungkinan terjadinya.

Mengutip dari BBC, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan semua pihak untuk bahu membahu dalam mengatasi pandemi covid-19.

“Kita tidak boleh melupakan kehidupan setiap individu, para korban bisa jadi adalah ayah dan ibu kita, istri dan suami kita, saudara laki-laki dan perempuan kita, teman dan kolega kita,” kata Guterres dalam pesan video.