Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jayapura Meningkat 96 Persen
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura (foto : jubi)

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Jayapura mencapai 96 persen, karena angka kesembuhan harian cukup tinggi.

“Angka kesembuhan harian kita dalam sehari rata-rata 35 orang pada Maret. Rt/Ro kita sekarang 0,62 persen,” ujar Rustan di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (30/3/2021).

Rustan mengatakan, meski tingkat kesembuhan pasien Covid-19 menggembirakan. Namun ia tetap meminta warga di ibukota Provinsi Papua mematuhi protokol kesehatan. Hal terkait dengan prokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjauhi kerumunan, dan mengurangi aktivitas di luar rumah.

Statistik Pasien Covid-19 Tiap Bulannya

Ia juga berkata bahwa jumlah rata-rata 25 orang perharinya pada Maret menurun daripada angka saat bulan Januari-Februari. Rustan menuturkan bahwa pada bulan Januari-Februari jumlah rata-rata angka terpapar covid-19 bisa mencapai 40 orang.

“Jumlah warga yang terpapar rata-rata 25 orang per hari pada Maret. Angka ini sudah menurun saat Januari-Februasi, yang mana angka harian yang terpapar Covid-19 bisa mencapai 40 orang,” ujar Rustan.

Rustan menambahkan, Pemerintah Kota Jayapura terus melakukan berupaya menekan penyebaran Covid-19, seperti rutin melakukan sosialisasi, edukasi, penertiban aktivitas masyarakat, hingga menggelar sweeping masker.

Baca Juga : Mahfud Sebut Pemerintah Akan Perpanjang Dana Otsus Papua

“Butuh kerjasama dari semua pihak sehingga penanganan pandemi Covid-19 bisa terlaksana dengan baik. Masyarakat harus patuh dan taat terhadap protokol kesehatan agar bisa mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Rustan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr Ni Nyoman Sri Antari, mengatakan perlu keaktifan pemerintahan tingkat distrik, kelurahan, dan kampung agar dapat menekan penyebaran Covid-19 di kota yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua Nugini tersebut.

“Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sangat penting dilakukan sehingga masyarakat tahu dan paham supaya menjalankan protokol kesehatan,” ujar Antari.

Menurut Antari, tanpa kepedulian dari semua pihak sangat mustahil dapat mempercepat memutus penyebaran Covid-19. Untuk itu, peran serta masyarakat dan pemerintah sangat penting sehingga aktivitas bisa segera kembali normal.

“Kita semua tentunya rindu dengan aktivitas normal tanpa adanya kekhawatiran wabah Covid-19. Mari bersama-sama taati protokol kesehatan dan menjaga kesehatan agar tidak mudah sakit dan tidak gampang terpapar Covid-19,” ujar Antari.