Angkasa Pura II Siapkan Jalur Khusus Bagi Penumpang Dari 4 Negara
beritapapua.id - Angkasa Pura II Siapkan Jalur Khusus Bagi Penumpang Dari 4 Negara - Okezone

Direktur Utama PT. Angkasa Pura II M Awaluddin mengatakan, telah menyiapkan jalur khusus di terminal kedatangan internasional bandara yang dikelola Angkasa Pura II. Jalur Khusus tersebut ditujukan bagi kedatangan yang berasar dari China, Korea selatan, Iran dan Italia.

“Sekarang kita tambah khusus untuk jalur yang kita sediakan, jalur khusus dari empat negara yang perlu pengawasan ketat. Kita dibantu kantor kesehatan pelabuhan juga mengaktifkan thermal scanner dan mobile thermal jadi penjagaanya berlapis” Kata Awaluddin di Istana Kepresidenan.

Pemerintah melakukan pembatasan terhadap warga negara asing (WNA) yang tiba dari tiga negara tersebut per Minggu, 8 Maret 2020. Pembatasan terhadap kedatangan WNA dari 4 negara ini dilakukan sebagai langkah menekan potensi penyebaran virus Corona atau Covid-19 ke Indonesia.

Upaya lain yang dilakukan yaitu dengan bekerja sama dengan pihak maskapai penerbangan. Ada dua hal yang dilakukan, pertama, maskapai bekerja sama dengan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dan bandara menerbitkan heart alert card yang bisa diisi saat penerbangan maupun di terminal kedatangan.

Baca Juga: Prinsip Non-Intervensi dalam Kerusuhan yang Terjadi di India

Pemerintah Tidak Melarang Namun Membatasi

Pemerintah tidak melarang penerbangan atau kedatangan WNA dari China, Korea Selatan, Iran dan Italia. Namun, yang dilakukan pemerintah adalah melakukan pembatasan. “Jadi untuk penumpang yang dari negara-negara tadi memang masih ada seperti kita sebutkan, China, Korea Selatan, Iran dan Italia itu kita tidak menutup atau tidak membatasi atau menunda sementara penerbangan. Jadi penerbangannya pun masih ada” kata Awaluddin dikutip dari detik.com.

WNA yang tiba dari negara tersebut diizinkan masuk ke Indonesia jika memilki sertifikat kesehatan. Dengan catatan sertifikat tersebut sudah di cek dan dinyatakan valid oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), meski memiliki riwayat perjalanan kurang dari 14 hari terakhir dari negara-negara itu.

Sertifikat kesehatan harus mencamtumkan minimal dua keterangan yaitu Fit to Travel dan Free from Respiratory Diseases, Bagi WNA yang yang tidak membawa sertifikat kesehatan maka dipastikan ditolak masuk ke Indonesia. Sementara itu WNA yang tiba dari negara-negara tersebut dilarang masuk ke Indonesia jika dalam 14 hari terakhir melakukan perjalanan ke sejumlah wilayah di Iran yakni Tehran, Qom dan Gilan. Italia yaitu Lombardi, Veneto, dan Korea selatan yakni Daegu dan Gyeongsangbuk-do

Bagi WNI yang pulang dari 4 Negara tersebut, untuk bisa masuk ke Indonesia selain dilakukan screening sesuai prosedur juga dilakukan. Serta dilakukan pula pemeriksaan kesehatan tambahan dan mendapat perizinan dari KKP.