Israel Dalang Ledakan Beirut?
beritapapua.id - Israel Dalang Ledakan Beirut? - Suara

Apa Israel Dalang Ledakan di Beirut? – Insiden ledakan yang terjadi di Beirut pada 5 Agustus 2020 masih menyisakan pertanyaan. Apakah peristiwa ini murni sebagai kecelakaan atau sebuah kesengajaan? Perbincangan ini menjadi trending topic selama dua hari berturut. Mayoritas warganet menuding Israel sebagai dalang dari ledakan ini.

Saat ini, penyelidikan atas peristiwa ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon masih terus berlangsung. Namun, warganet beranggapan ledakan ini mengacu pada peristiwa perang antara Lebanon dan Israel yang terjadi pada 2006 silam. Perang tersebut melibatkan Hezbollah dan Angkatan Bersenjata Israel (IDF) dalam rentang waktu 12 Juli hingga 20 Agustus 2006. Pada perang tersebut, serangan Israel menewaskan lebih dari 54 warga sipil, dan 34 diantaranya adalah anak-anak.

Tudingan ini juga diperkuat dengan beredarnya video yang berisi tangkapan sebuah objek yang terbang memasuki inti ledakan, sebelum akhirnya memicu ledakan kedua. Video tersebut diunggah oleh akun twitter @robertdeniroUS dan telah ditonton sebanyak 453 ribu kali.

Israel Dalang Ledakan Beirut?
Beritapapua.id – Israel Dalang Ledakan Beirut? – twitter @robertdeniroUS

Baca Juga: Kahiyang Ayu Melahirkan Anak kedua Melalui Proses Caesar

Israel Membantah Terlibat

Dikutip dari reuters, salah satu pejabat Israel yang enggan disebutkan Namanya menyebutkan bahwa Israel tidak terlibat dalam peristiwa ledakan tersebut. Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi mengatakan bahwa penyebab utama dari ledakan tersebut adalah dari api.

Israel justru menawarkan bantuan kemanusiaan bagi Lebanon meski kedua negara sedang dalam situasi berperang. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengungkapkan kedukaan yang mendalam bagi Lebanon yang telah menewaskan ratusan orang dan menawarkan bantuan rumah sakit untuk para korban yang terluka.

Dikutip dari timesofIsrael, Netanyahu berkata: “Kemarin telah terjadi bencana yang luar biasa di Lebanon. Kami siap memberikan bantuan kemanusiaan ke Lebanon, selayaknya sesama manusia saling membantu.”

“Inilah jalan kami. Kami membedakan antara warga, dan pemerintahan,” tambah Netanyahu.

Presiden Israel, Reuven Rivlin pun juga ikut merasakan kepedihan rakyat Lebanon akibat ledakan yang terjadi pada 5 Agustus 2020 tersebut.

“Kami berbagi kepedihan dengan rakyat Lebanon dan dengan tulus menawarkan bantuan kami pada saat sulit ini” ucap Presiden Israel, Reuven Rivlin.