Apa yang Terjadi Saat Tubuh Beradaptasi dengan Puasa?
Ilustrasi organ tubuh (foto : istimewa)

Pada awal-awal puasa, tentu kita merasa lemas dan tak bertenaga. Percaya atau tidak, performa logika dan stamina kita turun. Hal ini karena tubuh kurang mendapat asupan makanan yang cukup untuk membuat tenaga.

Selain itu, hal ini terjadi karena ada perubahan drasti yang terjadi pada kebiasaan manusia. Misalnya, terbiasa makan dan minum pada siang hari. Atau, memiliki jam tidur yang banyak karena tidak harus bangun sahur.

Aktivitas sehari-hari juga memengaruhi turunnya kondisi fisik tubuh. Misalnya, stress saat bekerja atau pekerjaan yang berat. Hal ini dapat membuat kepala pusing dan tubuh semakin lemas.

Namun, apakah benar puasa membuat tubuh lemas dan pikiran penat? Tterlepas dari hal-hal tersebut, puasa punya dampak baik pada tubuh, lho! Salah satunya adalah membersihkan racun pada tubuh. Yuk, kita simak apa yang terjadi pada tubuh saat kita berpuasa, mengutip dari halodoc.

Periode 1-2 Hari Pertama: Waktu yang Berat Bagi Tubuh

Awal-awal puasa adalah waktu terberat bagi tubuh. Hal ini karena terjadi perubahan yang ekstrem pada tubuhmu. Hal ini semakin parah bagi mereka yang jarang berpuasa. Pada periode ini, kadar gula, tekanan darah, dan denyut jantung juga akan menurun.

Kemudian, tubuh akan mulai cadangan gula yang tersimpan pada hati dan otot untuk menghasilkan energi. Hal ini menyebabkan tubuh terasa pusing dan lemas saat berpuasa.

Periode 3-7 Hari: Tubuh Menggunakan Lemak sebagai Sumber Energi

Bayangkan, tak ada asupan makanan untuk menghasilkan energi. Selain hati dan otot, tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi. Ini karena sistem pencernaan beristirahat dan tidak ada pasokan energi.

Baca Juga : Kepala BIN Papua Gugur Tertembak KKB

Namun, bukan berarti hal ini buruk. Energi dari lemak tersebut tubuh gunakan untuk penyembuhan dan pembersihan tubuh, lho. Selain itu, aktivitas sel darah putih dan sistem imun meningkat. Artinya, tubuh manusia sedang melakukan perbaikan dan peningkatan sistem imun saat ini.

Periode 8-15 Hari: Pembersihan Racun Tubuh

Kita mengenal istilah detoksifikasi sebagai proses pembuangan racun dalam tubuh. Pada periode ini, tubuh melakukan detoksifikasi secara efisien. Selain itu, pada periode ini tubuhmu sudah mulai beradaptasi.
Tak hanya detoks, tubuhmu juga memiliki sistem penyembuhan yang efektif dan alami. Hasilnya, kamu merasa lebih energik dan bersemangat. Bahkan, pikiran menjadi lebih jernih dan segar.

Periode 16-30: Tubuh Telah Beradaptasi dengan Puasa

Apa yang terjadi saat tubuh sudah beradaptasi dengan puasa? Pada periode sebelumnya tubuh memiliki sistem imun kuat, detoks, dan peningkatan penyembuhan. Maka, pada periode ini, semua semakin baik kala tubuh sudah beradaptasi.

Konsentrasi akan meningkat, daya ingat semakin membaik, dan emosi lebih stabil. Hal ini karena tubuh sudah tak lagi memiliki racun karena telah melalui proses detoksifikasi. Selain itu, berbagai jaringan tubuh yang rusak telah membaik akibat sistem penyembuhan tubuh yang meningkat saat puasa.