Apakah Hujan Mempercepat Penyebaran Covid-19?
Dua orang warga tetap menggunakan masker meskipun sedang diguyur hujan lebat (foto : antara foto)

Apakah Hujan Mempercepat Penyebaran Covid-19? – Ketika seseorang kehujanan, kerap kali mereka langsung merasa pusing dan tidak enak badan. Bahkan, tak jarang beberapa hari setelahnya mereka terserang flu, batuk dan pilek. Lantas, apakah hujan berpotensi menyebar Covid-19 lebih cepat.

Pertama, kita perlu memahami penyakit apa yang dapat hujan berikan pada kita. Mengutip halodoc, orang yang kehujanan berpotensi terkena penyakit demam, influenza, atau diare.

Ada dua penyebab mengapa hujan menyebabkan penyakit. Pertama, suhu dingin saat hujan memengaruhi daya tahan tubuh. Hal ini memaksa tubuh untuk mengeluarkan energi lebih besar dan melemahkan sistem imun.

Makanya, ketika hujan kita kerap kelaparan. Apalagi ketika tubuh kehujanan. Beberapa waktu setelah tubuh basah, maka kita akan merasa pusing dan meriang. Ini karena tubuh mengeluarkan energi dan sistem imun melemah.

Kedua, perubahan suhu ekstrem pada tubuh membuat sistem imun tubuh menurun. Sebagaimana kamu menyiram panci yang panas dengan air, kamu akan melihat panci tersebut mengeluarkan asap. Begitu pula tubuh ketika terkena hujan. Tubuh yang beraktivitas normalnya memiliki suhu 32 derajat atau lebih.

Kemudian, air hujan yang dingin akan merubah suhu tubuhmu secara tepat. Terutama bagian kepala. Hal ini biasanya menyebabkan pusing.

Dengan demikian, kita paham bahwa hujan mampu membuat kita rentan terhadap penyakit. Lantas, bagaimana dengan corona? Apakah hujan mempercepat penyebaran Covid-19?

Hujan Mempercepat Penyebaran Covid-19: Masih Butuh Penelitian

Penyebaran Covid-19 melalui hujan, iklim, suhu, atau kondisi geografis masih perlu penelitian lebih lanjut. Profesor Ilmu Bumi dan Planet di John Hopkins University, Ben Zaitchik, menjelaskan hal tersebut.

Bahwa, belum ada penelitian yang menyebut faktor tersebut mempengaruhi penyebaran Covid-19 secara signifikan. Selain itu, penelitian lain menyebut tidak ada respons yang kuat antara suhu dan penyebaran virus Covid-19.

Baca Juga : Mudik Tahun 2021, Apakah Boleh?

Artinya, hujan belum tentu mempercepat penyebaran Covid-19. Masih butuh penelitian lebih dalam terkait hubungan kedua hal tersebut.

Kendati demikian, kita perlu waspada terhadap dampak hujan dan kehujanan bagi tubuh kita. Pasalnya, hujan mampu menurunkan daya tahan tubuh kita. Terlebih, sudah banyak masyarakat yang kembali bekerja.

Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan setelah kehujanan. Pertama, konsumsi makanan sehat dan vitamin. Bahwa, hujan mampu menurunkan sistem kekebalan tubuh. Untuk itu, kita perlu perkuat tubuh dengan makanan bergizi dan vitamin.

Kedua, mandi setelah kehujanan. Mandi mampu menetralkan suhu tubuh setelah kehujanan. Sehingga, tidak ada perubahan suhu ekstrem yang membuat tubuh sakit. Kemudian, mandi juga membersihkan tubuh dari virus dan bakteri yang menempel pada tubuh.

Ketiga, kelola stress. Jika kita kehujanan dan stress, kita punya dua faktor kuat yang menurunkan kekebalan tubuh. Salah satu cara untuk mengelola stress adalah berolahraga ringan. Dengan demikian, hormon dopamin atau zat senang dalam otak dapat membuat tubuh rileks.