Apresiasi Presiden Pada Dokter di Hari Dokter Nasional
Beritapapua.id - Apresiasi Presiden Pada Dokter di Hari Dokter Nasional - Suara Surabaya

Apresiasi Presiden Pada Dokter di Hari Dokter Nasional – Selama pandemi covid-19, sudah tidak terhitung jumlah tenaga kesehatan yang gugur dalam perang melawan virus mematikan ini. Dokter, adalah salah satu garda terdepan dalam menghadapi pandemi ini.

Pada hari peringatan Hari Dokter Nasional pada Sabtu (24/10), Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya pada para dokter.

“Untuk para dokter Indonesia ini, kita haturkan terima kasih dan penghormatan yang setinggi-tingginya,” kata Jokowi lewat akun Facebook-nya, Sabtu.

Jokowi mengatakan bahwa para dokter Indonesia telah berkorban untuk melayani pasien covid-19. Beberapa dari mereka bahkan sampai rela meninggalkan keluarganya untuk jangka waktu yang lama. Tidak hanya itu, jumlah yang meninggal juga, menyisakan cerita pedih bagi seluruh warga Indonesia.

Senada dengan Jokowi, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto juga turut mengucapkan terima kasih bagi para dokter.

“Saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang tulus dari para dokter, terutama di saat kita semua sedang berperang melawan Covid-19,” kata Terawan.

 Baca Juga: Darimana Senjata Milik KKB Berasal?

Pesan Jokowi Terkait Dokter Yang Berguguran

Hingga Kamis (15/10), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat ada 136 dokter yang meninggal karena covid-19. Atas hal tersebut, Jokowi pun turut mengucapkan dukacita yang mendalam bagi keluarga dokter.

“Dalam kesempatan ini, saya kembali menyampaikan dukacita yang mendalam kepada keluarga dari dokter-dokter yang meninggal dunia akibat Covid-19,” kata Jokowi, dalam sambutan pada peringatan hari ulang tahun IDI, Sabtu (25/10).

Menkes Terawan bahkan menyebut dokter yang berguguran sebagai pahlawan, karena bertaruh nyawa untuk menyelamatkan pasien yang terkena virus covid-19.

“Kita tahu, banyak dokter yang gugur dalam tugas melawan Covid-19. Bagi saya mereka adalah pahlawan,” ujar Terawan.

Jokowi pun meminta agar pandemi covid-19 menjadi momentum transisi kesehatan Indonesia.

“Karena itu, situasi sulit yang sedang kita hadapi digunakan sebagai momentum untuk melakukan transformasi termasuk dalam reformasi sistem kesehatan di negara kita,” tegas Jokowi.

Tidak lupa Jokowi berpesan agar IDI dan lembaga kesehatan lainnya dapat saling bersinergi dan bekerja sama, serta menghilangkan egosentris untuk meningkatkan derajat kesehatan seluruh masyarakat Indonesia.