ASN Papua Kembali Berlakukan Bekerja Dari Rumah
Beritapapua.id - ASN Papua Kembali Berlakukan Bekerja Dari Rumah - Papuabangkit

ASN Papua Kembali Berlakukan Bekerja Dari Rumah – Setelah sekitar 25 persen aparatur sipil negara (ASN) pada lingkungan Pemerintah Provinsi Provinsi (Pemprov) Papua terkonfirmasi positif Covid-19. Pemprov Papua akhirnya kembali memberlakukan kebijakan’ bekerja dari rumah bagi para ASN setepat.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Doren Wakerkwa mengatakan kini 25 persen ASN pada lingkungan Pemprov Papua sudah terpapar Covid-19, bahkan belum lama ini ada satu pegawai yang meninggal karena positif. Mengingat seluruh aktivitas perkantoran dari rumah, Doren meminta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) mengatur bagaimana baiknya pola kerja agar pelayanan pemerintahan bisa tetap maksimal.

“Ini langkah baik dari gubernur dan wakil gubernur untuk melindungi seluruh stafnya, untuk itu saya harapkan bisa dilaksanakan sebaik-baiknya. Kebijakan bekerja dari rumah ini mulai berlaku dari 19 Oktober 2020 sampai dengan 19 Januari 2021 atau selama tiga bulan,” kata Doren mengutip dari Antara.

Doren menjelaskan penyerapan anggaran seluruh OPD harus selesai pada 20 Desember 2020, sehingga seluruh laporan pertanggungjawaban bisa rampung sebelum akhir Desember.

Baca Juga: RSU Papua Barat Menyiapkan 30.000 Reagen PCR Covid-19

Wagub Papua Hibau Masyarakat Untuk Menjaga Kebersihan

ASN Papua Kembali Berlakukan Bekerja Dari Rumah
Beritapapua.id – ASN Papua Kembali Berlakukan Bekerja Dari Rumah – Papua.go.id

Wakil Gubernur (Wagub) Papua, Klemen Tinal mengingatkan masyarakat Papua agar selalu rajin mencuci tangan. Guna menghindari serangan sejumlah penyakit, seperti Virus Covid-19. Wagub mejelaskan bahwa  tangan bisa menjadi sumber kuman, bakteri dan virus jika tidak menjaga serta mencucinya secara teratur.

“Kalau kita rajin cuci tangan pasti terhindar dari penyakit. Dan cucilah tangan pakai sabun supaya kita terhindar dari kuman, virus atau bakteri. Bahkan tak hanya Covid, sekali lagi tangan kalau tidak dibersihakan dengan baik bisa membawa sumber penyakit lainnya. Diantaranya diare, cacingan, malaria. Nah kalau dibiarkan maka segala penyakit ini bisa mengancam semua pihak dan generasi penerus bangsa di Papua.” Jelasnya.

Baru-baru ini Provinsi Papua memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia. Melalui momentum itu, Ia mengingatkan masyarakat untuk mencuci tangan menggunakan sabun agar tidak hanya terhindar dari Covid-19.

Selain itu Ia juga menambahkan, upaya menjaga kesehatan dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun agar tidak kendor. Wagub pun meminta masyarakat agar disiplin memakai masker dan menjaga jarak guna menghindari Covid yang saat ini penularannya cukup signifikan.

“Yang pasti cuci tangan ini adalah hal yang sederhana. Tapi dari hal yang sederhana ini dia bisa menyelamatkan diri sendiri tetapi juga semua orang,” tambahnya