Atlet dan Official Positif Covid-19 di PON Masih Dalam Perawatan Intensif
beritapapua.id - Ilustrasi penanganan pasien Covid-19. (foto: istimewa)

Atlet dan Offical yang terpapar Covid-19 selama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua saat ini masih dalam perawatan intensif.

Hal ini sebagaimana yang Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru katakan saat memberikan keterangan tentang hal terkait.

Rustan menjelaskan bahwa 28 orang yang terpapar Covid-19 saat ini mendapatkan perawatan secara terpisah. Sembilang orang mendapatkan perawatan secara insentif di isolasi terpadung terapung KM Tidar dan di rumah sakit. Sedangkan yang lainnya menjalani isolasi secara mandiri di rumah.

Rustan mengatakan pasien Covid-19 yang sedang mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 klaster Kota Jayapura, selalu dipantau kondisinya terutama kesehatan agar cepat sembuh.

“Yang jelas, pasien yang dirawat di luar tersisa tujuh orang. Sisa yang di KM Tidar kami terus pantau perkembangannya melalui tim medis kami dan dilakukan pengawasan,” ujar Rustan.

Baca Juga: Demi Tiket Penutupan PON XX, Ribuan Warga Nekat Antre Hingga Dini Hari

Rustan juga membantah berita yang mengatakan bahwa ada atlet yang terpapar Covid-19 kabur dari tempat isolasi mandiri. Dan menjelaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidaklah benar.

“Tidak ada yang kabur. Mereka semua sudah test antigen. Hanya saja hasil tesnya belum keluar, tapi mereka sudah berada di pesawat,” ujar Rustan.

“Nanti kalau mereka tunggu sampai hasil tes keluar, siapa yang kasih makan, bayar tempat menginap, dan biaya kesehatan mereka kalau sampai mereka ketinggalan pesawat bersama kontingen mereka,” ujar Rustan menambahkan.

Sudah Menerima Vaksinasi Kedua

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, mengatakan atlet dan official yang terpapar rata-rata sudah menerima vaksinasi Covid-19 sebanyak dua kali.

“Mereka terpapar tidak mengalami gejala. Kondisi mereka baik, hanya saja masih menjalani isolasi. Perawatan secara intensif terus kami lakukan agar mereka cepat pulih dan kembali ke daerah masing-masing,” ujar Antari.

Antari menambahkan, atlet, official, dan penitia yang terpapar Covid-19 di ibukota Provinsi Papua ini, berasal dari Provinsi DKI Jakarta, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

“Patuhi protokol kesehatan dimanapun berada agar tidak terpapar Covid-19. Lindungi diri dan lindungi keluarga agar tidak terinfeksi virus korona,” pungkas Antari.