Awal Mula kasus Dedy Susanto
beritapapua.id - Awal Mula kasus Dedy Susanto - wowkeren.com

Dedy Susanto seorang motivator pskiologi yang mengklaim dirinya sebagai Doktor Psikologi dilaporkan oleh seorang selebgram berinisial RV ke Polda Metrojaya. Laporan dengan Nomor LP/1246/II/YAN 2.5/2020/SPKT PMJ tertanggal 24 Februari 2020. Dedy Susanto dilaporkan terkait tindak pidana tenaga kesehatan dengan dakwaan Pasal 83 jo 64 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan.

Pasal 64 berunyi:

“Setiap orang yang bukan Tenaga Kesehatan dilarang melakukan praktik seolah-olah sebagai Tenaga Kesehatan yang memiliki izin”.

Pada BAB ke 14 yang mengatur mengenai ketentuan Pidana dalam Pasal 83 berbunyi:

“Setiap orang yang bukan Tenaga Kesehatan melakukan praktik seolah-olah sebagai Tenaga Kesehatan yang telah memiliki izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64 Dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun”.

Kasus ini berawal dari RV menanyakan legitimasi Dedy Susanto dalam melakukan Praktek Psikologi. Serta RV mendapatkan informasi bahwa Dedy mengajak pasien untuk melakukan terapi dikamar hotel. RV juga mendapatkan informasi lain bahwa Dedy Susanto diduga pernah melakukan pelecehan seksual kepada kliennya saat melakukan terapi. Modusnya, mengajak korban untuk melakukan terapi dikamar hotel. Saat ini Dedy Susanto belum memberikan pernyataan soal laporan ke polisi.

Baca Juga: Indonesia Berhati-hati Evakuasi 74 WNI di Kapal Diamond Princess

Siapa sebenarnya Dedy Susanto?

Dilihat dari detik.com Dedy Susanto mulanya dikenal melalui akun @pemulihanjiwa pada tahun 2012, serta pada tahun 2013 Ia pernah menulis buku tentang Pemulihan Jiwa, yang merupakan rangkuman dari motivasi-motivasi akun @pemulihanjiwa. Dedy lantas semakin dikenal karena membuka berbagai jasa seminar tentang tema-tema motivasi yang pernah ia tulis.

Latar belakang pendidikan Dedy Susanto memiliki 3 bidang yang berbeda. Untuk S1 nya bergelar Sarjana Ekonomi (SE) dari Institut Teknologi dan Bisnis Kalbis. Kemudian S2 nya merupakan Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi MManajemen Ppm. Serta Gelar S3 nya sebagai Doktor Psikologi Dr dari Universitas Persada Indonesia Yai.

Karena Latar belakang pendidikan tersebut yang dipersoalkan oleh RV pada 17 Februari 2020 lalu RV mempertanyakan gelar Dedy berumula dari perdebatan di Instagram tentang menyembuhkan orientasi seksual Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).