Bahayakah Bicara Sendiri Tanpa Sadar?
beritapapua.id - Ilustrasi seorang pria bicara sendiri. (Foto: Istimewa)

Kadang orang sering mengasosiasikan kebiasaan suka bicara sendiri atau self-talk dengan masalah kesehatan mental. Namun, kebanyakan ahli menganggap hal ini cukup normal di segala usia, bahkan bermanfaat dalam beberapa keadaan.

Jika kebiasaan bicara sendiri tanpa sadar ini dialami oleh orang dewasa, maka salah satu pemicunya ialah kebiasaan pada saat masa kanak-kanak.

Meskipun sebagian orang yang melakukan hal ini menganggap bahwa berbicara sendiri bukanlah hal yang aneh, tapi tentu kalian bertanya-tanya apa anggapan orang lain tentang diri kalian yang kerap berbicara sendiri tanpa sadar? Terlebih jika kalian sering mendapati diri merenung di tempat kerja, atau ketika melakukan suatu pekerjaan.

Para ahli mendefinisikan bahwa self–talk adalah ekspresi verbal dari posisi internal atau keyakinan, yang berarti mengungkapkan perasaan batin, pikiran non-verbal, dan intuisi tentang situasi melalui pembicaraan. Orang tersebut juga hanya bermaksud mengarahkan ucapannya pada dirinya sendir

Skizofrenia, Salah Satu Gejala Yang Menyebabkan Bicara Sendiri

Melansir dari WebMD, Menurut sebuah penelitian, 96% orang dewasa mengatakan bahwa mereka memiliki dialog internal. Sementara itu, berbicara sendiri dengan lantang bukanlah hal yang ‘umum’ sehingga hanya 25% orang dewasa yang melakukannya.

Baca Juga: Siapkan Program Khusus, Desa Purwosari Jadi Perhatian Chacha Frederica

Salah satu gejala utama skizofrenia adalah pikiran yang tidak teratur. Pikiran terasa terhalang atau perasaan campur aduk.

Ketika kamu ingin mengucapkan hal-hal yang sedang dipikirkan dengan keras, kalimat yang dikeluarkan mungkin tidak memiliki urutan yang logis. Kondisi ini tidak memiliki penyebab pasti, tetapi hal-hal tertentu membuat seseorang lebih rentan menderita skizofrenia. Hal-hal tersebut bisa termasuk keseimbangan kimia otak, penyebab genetik, dan masalah lingkungan.