Bandara Aminggaru di Buka Hanya Untuk Penerbangan Emergency
beritapapua.id - Aktivitas penerbangan di Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua sebelum teror KKB. (Dok Humas Nemangkawi)

Bandara Aminggaru Ilaga kembali membuka pelayanan penerbangan Pasca melakukan penutupan pelayanan sejak Sabtu lalu. Namun untuk pelayanan penerbangannya sendiri masih bersifat terbatas dan hanya melayani penerbangan emergency.

Pembatasan ini adalah dampak dari aksi pembakaran yang terjadi, Kamis (03/06/2021) lalu. Sebelumnya memang ada aksi pembakaran pada bangunan yang ada di bandara oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Hal ini juga menyebabkan sejumlah fasilitas seperti menara Air Traffic Control dan ruang tunggu bandara rusak akibat aksi pembakaran tersebut.

Pada Senin siang, Kepala Bandara Aminggaru Ilaga, Herman Sujito juga telah mengeluarkan pernyataan terkait dengan pembatasan tersebut.

“Tadi pagi sudah dibuka kembali, tapi masih dibatasi dan hanya melayani penerbangan yang bersifat emergency,” ujarnya.

Ia juga mengatakan Bandara Aminghgaru Ilaga sebelumnya sempat beroperasi beberapa saat namun pihaknya kembali menutup Bandara Ilaga. Hal itu karena adanya gangguan tembakan dari Kelompok Kriminal Bersenjata di ujung bandara.

“Sudah dibuka dan ada dua penerbangan yang masuk, tapi kemudian ditutup kembali karena ada lagi gangguan tembakan ujarnya,” jelas Herman.

Ia juga mengatakan bahwa belum bisa memberikan kepastian terkait kapan Bandara Ilaga akan beroperasi lagi. Dan ia juga menambahkan jika memang besok sudah tidak ada gangguan, Bandara Ilaga akan bisa langsung beroperasi kembali.

Aparat Gabungan TNI-Porli Terus Lakukan Pengejaran

Sementara itu, Kapolres Puncak, I Nyoman Punia mengatakan, bahwa aparat gabungan TNI-Polri terus berupaya melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata.

Baca Juga : Ketum KONI Kunjungi Beberapa Venue di Merauke

“Kita TNI-Polri sampai hari ini terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap kelompok ini. Kita tidak ingin mereka melakukan kekacaian di Ilaga dan seluruh Kabupaten Puncak ini,” tegasnya.

Selain pengejaran, kapolres juga menyebut bahwa aparat gabungan TNI-Polri akan selalu bersiaga untuk menjaga sejumlah fasilitas umum dan kantor pemerintahan Kota Ilaga. Karena terlihat Kota Ilaga menjadi sasaran dari Kelompok Kriminal Bersenjata.

“Pengalaman di dalam Kota Ilaga juga diperketat, anggota kita terus melakukan patroli dan menjamin keamanan warga disini,” tutupnya.

Selain fasilitas Bandara Ilaga, KKB juga sembelumnya melakukan pembakaran terhadap rumah milik Dinas Perhubungan Puncak pada Kamis malam. Hal itu membuat aparat gabungan TNI-Porli terus bersiaga menjaga keamanan Kota Ilaga.