Bawaslu Papua Barat Memantau Persiapan Pilkada Serentak 2020
Beritapapua.id - Bawaslu Papua Barat Memantau Persiapan Pilkada Serentak 2020 - CNN

Bawaslu Papua Barat Memantau Persiapan Pilkada Serentak 2020 –┬áBadan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Papua Barat berharap pada pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada sembilan daerah di Provinsi Papua Barat tidak ada pemungutan suara ulang (PSU).

Hal ini diutarakan oleh anggota Bawaslu Papua Barat Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi M Nazil Hilmi. Ia mengutarakan harapannya agar KPPS dapat bekerja secara baik dengan berpedoman pada aturan yang ada. Pihaknya juga akan mendorong agar pengawas kami bekerja secara cermat, sehingga jika ada kecenderungan yang mengarah pada pelanggaran bisa dicegah.

Nazil juga menjelaskan bahwa Bawaslu akan mengawal semua tahapan pilkada di daerah tersebut. Untuk pelaksanaan pemungutan suara 9 Desember mendatang Bawaslu telah menyiapkan pengawas sesuai jumlah TPS yang disiapkan KPU. Terdapat total 1.879 TPS yang tersebar di sembilan kabupaten Papua Barat, yang mana satu TPS akan diawasi satu pengawas dari Bawaslu.

Sedangkan untuk teknis pelaksanaan pemungutan suara, Nazil menuturkan bahwa KPU telah merekrut tujuh orang per-TPS sebagai anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Lebih lanjut Nazil juga berharap agar petugas KPPS di 1.879 TPS itu mendapat bekal yang cukup, baik pada aspek administrasi maupun aturan terkait kepemiluan, sehingga mereka bisa bekerja secara profesional ada pilkada ini. Sebab netralitas penyelenggara baik itu KPU dan jajarannya maupun Bawaslu dan jajarannya sangat penting untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2020 di Papua Barat.

Baca Juga: Ketua Umum Nadhatul Ulama Positif Covid-19

Daerah Dengan Kerawanan Penyelenggaraan Pilkada 2020

Bawaslu Papua Barat Memantau Persiapan Pilkada Serentak 2020
Beritapapua.id – Bawaslu Papua Barat Memantau Persiapan Pilkada Serentak 2020 – Suarakarya

Pada Pilkada Serentak 2020 ini juga, Bawaslu sudah memiliki peta serta Indeks kerawanan. Yang mana daerah-daerah yang masuk kedalam zona merah akan memperoleh perhatian dengan pengawasan yang lebih ketat.

Ada tiga daerah yang harus mendapat perhatian lebih yakni Kabupaten Manokwari, Kaimana, dan Teluk Bintuni. Maka Bawaslu akan memberikan pengawasan lebih spesifik di tiga daerah tersebut. Upaya Bawaslu di tiga daerah rawan tersebut mengedepankan pencegahan, sehingga pilkada berjalan lancar, aman, damai, sehat, jujur dan adil.

Nazil mengatakan terkait kerawanan pilkada tidak semata-mata karena faktor keamanan. Ada beberapa indikator, di antaranya tingkat kecurangan, politik identitas, netralitas ASN dan beberapa indikator lainya.