Bencana Banjir Bandang Menerjang Sukabumi
Beritapapua.id - Bencana Banjir Bandang Menerjang Sukabumi - Liputan6

Bencana Banjir Bandang Menerjang Sukabumi – Bencana alam Banjir bandang melanda Sukabumi, Jawa Barat pada Senin, 21 September 2020. Banjir bandang yang menerjang Kampung Cibuntu, Kecamatan Cicurug mengakibatkan 12 rumah dan 5 unit mobil hanyut terbawa arus. Banjir juga merendam 85 rumah serta menyebabkan ruas jalan rusak. Tak hanya rumah, beberapa pabrik seperti pabrik air minum kemasan PT Aqua Golden Mississipi juga terendam banjir.

Derasnya debit air menghanyutkan pohon-pohon besar dan bebatuan yang mengenai rumah-rumah warga dan lahan pertanian. Serta ikut menyeret kendaraan roda dua dan empat milik masyarakat. Banjir mengakibatkan sebanyak 299 Kepala Keluarga (KK) atau 1.210 jiwa harus mengungsi. Sementara 20 orang mengalami luka-luka. Sedangkan tiga orang hilang akbiat hanyut terseret terbawa arus banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, mengatakan curah hujan tinggi menyebabkan debit air Sungai Cibuntu meluap dan merendam ratusan unit rumah. Sungai Cibuntu yang menjadi hulu banjir bandang tersebut alirannya mengarah ke berbagai sungai di wilayah utara Kabupaten Sukabumi yang nantinya bermuara di Palabuhan Ratu.

Sementara itu, tim SAR BPBD, TNI, Polri, PMI Satpol PP, dan juga masyarakat masih terus melakukan pencarian terhadap korban hilang dan melakukan evakuasi korban terdampak banjir bandang. Serta membersihkan material lumpur sisa banjir bandang Cicurug.

Baca Juga: Hanya Dengan Jalan Santai, Tya Ariestya Sukses Turunkan Berat Badan

Banjir Bandang Melanda Dua Kecamatan

Bencana Banjir Bandang Menerjang Sukabumi
Beritapapua.id – Bencana Banjir Bandang Menerjang Sukabumi – Harapan rakyat

Banjir bandang menerjang dua kecamatan. Yakni kecamatan Cicurug yang meliputi, Kampung Cibuntu Desa Pasawahan, Kampung Cipari Desa Cisaat, Kampung Lio dan Kampung Nyangkowek Desa Mekarsari dan Perum Setia Budi Desa Bangbayang. Kemudian pada Kecamatan Parungkuda, banjir bandang menerjang pemukiman warga Kampung Bojong Astana, Desa Langensari dan Kampung Bantar, Desa Kompa.

Untuk daerah yang terdampak banjir bandang terparah terjadi pada Desa Mekarsari dan Desa Pesawahan, Kecamatan Cicurug. Hingga saat ini masih dilakukan pendataan terhadap warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Agar dapat segera melapor untuk selanjutnya tindaklanjut pencarian.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga telah mengeluarkan informasi peringatan dini terkait cuaca ekstrem untuk wilayah Jawa Barat. Sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir bulan Oktober-November 2020.