Berapa Jatah Cuti PNS dalam Satu Tahun?
Pegawai Negeri Sipil daerah (dok : setkab.go.id)

Pegawai Negeri Sipil (PNS) memiliki aturan khusus terkait pengambilan cuti. Peraturan Pemerintah (PP) No. 17/2020 tentang Perubahan atas PP No. 11/2017 tentang Manajemen PNS mengatur hal tersebut.

Pada aturan lama, yakni PP no. 11/2017, guru dan dosen mendapat cuti tahunan. Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja sama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Paryono, membenarkah hal tersebut.

“Ada perubahan PP 11/2017 ke PP 17/2020, kalau masalah cuti hal yang baru guru dan dosen mendapat cuti tahunan yang sebelumnya tidak mendapatkan,” ujarnya pada, mengutip Kompas.com.

Lantas, berapa Jatah Cuti PNS Dalam Satu Tahun?

Secara keseluruhan, PNS memiliki jatah cuti tahunan. Pertama, pada pasal 315, cuti tahunan PNS adalah 12 hari. Cuti ini baru berlaku pada mereka yang sudah bekerja selama 1 tahun. Kemudian, pengambilan cuti tidak dapat berlaku hingga jangka waktu kurang dari 3 hari.

Cuti PNS memiliki aturan khusus dalam kondisi tertentu. Misalnya, mereka yang bekerja pada wilayah yang memiliki jalur perhubungan sulit akan mendapat jatah cuti lebih. Menurut peraturan, mereka mendapat 14 hari cuti dalam satu tahun.

Kemudian, jika Pegawai Negeri Sipil tidak mengambil jatah cuti tahunan mereka, maka hal tersebut tetap berlaku pada tahun berikutnya. Dengan catatan, paling lama adalah 18 hari. Selain itu, cuti tahunan akan hangus jika PNS tidak menggunakannya selama 2 tahun.

Namun, tanggal merah dan hari libur nasional tidak termasuk dalam pengajuan cuti tahunan. Dengan demikian, total libur yang bisa PNS dapatkan pada tahun 2021 adalah 23 hari. Ini mencakup 16 hari libur nasional dan 7 hari cuti bersama.

Cuti Sakit Bisa sampai 1 Tahun

Dalam peraturan lama, cuti sakit bagi PNS tidak lebih dari 1 hari. PNS yang sakit satu hari boleh mengajukan cuti sakit. Pasal 320 yang baru, PNS harus menyertakan surat keterangan dokter yang memiliki izin praktik.

Kemudian, dalam surat tersebut harus memuat pernyataan tentang perlunya diberikan cuti, lamanya cuti, dan keterangan lain. Dengan itu, Pegawai Negeri Sipil dapat mengajukan cuti dengan waktu paling lama 1 tahun.

Baca Juga : Belajar Akhlak dari Pemain Bola Liverpool, Sadio Mane

Jika melebihi batas waktu tersebut, maka instansi terkait boleh memberhentikan PNS tersebut. Keputusan ini setelah PNS mendapatkan pemeriksaan oleh tim penguji kesehatan.

“Apabila berdasarkan hasil pengujian kesehatan itu PNS belum sembuh dari penyakitnya, maka PNS yang bersangkutan diberhentikan dengan hormat dari jabatannya karena sakit,” imbuhnya

Namun, PNS mendapatkan haknya dalam bentuk uang tunggu sesuai dengan perundang-perundangan.

Cuti Bersama Tahun 2021 Hanya 7 Hari

Berdasarkan ketetapan yang baru, terdapat perubahan cuti bersama bagi PNS pada tahun 2021. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan PNS hanya memiliki 2 hari cuti bersama pada tahun ini.

Keputusan ini berdasarkan pertimbangan efisiensi dan efektivitas kerja instansi pemerintahan.

“Menetapkan cuti bersama pegawai ASN tahun 2021 yaitu pada tanggal 12 Mei 2021 sebagai Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, dan tanggal 24 Desember 2021 sebagai cuti bersama Hari Raya Natal,” sesuai dengan Keppres tersebut.

Aturan tersebut tidak memengaruhi hak cuti tahunan PNS.