Berbagai Fasilitas Mewah Ratu Elizabeth II Saat Travelling
beritapapua.id - Berbagai Fasilitas Mewah Ratu Elizabeth II Saat Travelling - Liputan 6

Sebagai pemimpin tertinggi Kerajaan Inggris sejak 1953, Ratu Elizabeth II tentu sudah sangat familiar dengan agenda traveling. Di usia 94 tahun, sang ratu telah mengunjungi 116 negara. Selain sudah mengunjungi berbagai negara, perjalanan sang ratu juga dihiasi sederet fasilitas mewah dan perlakuan khusus. Meski begitu, sang ratu melakukannya bukan untuk berlibur, tapi demi kepentingan negara dan bisnis. Jika perjalanannya disetujui negara, Ratu Elizabeth II bisa meminta pesawat militer yang sering digunakan Perdana Menteri Inggris dan pejabat tinggi lain.

Selain itu, ratu juga dapat bepergian dengan kereta pribadi. Bahkan pakar kerajaan Robert Jobson, mengatakan kepada The Express bahwa mereka pun sering menggunakan kereta kerajaan untuk berpergian.

Bukan itu saja, setiap bepergian Ratu Elizabeth II tidak memiliki dan menggunakan paspor. Namun, ia tetap bisa mengunjungi negara-negara asing tanpa menggunakan dokumen resmi tersebut. Alasannya simpel saja, sang ratu tidak memiliki paspor karena dirinyalah yang menerbitkan paspor untuk masyarakat Inggris. Bahkan, pada halaman pertama paspor Inggris tertulis sebuah kalimat pernyataan atas nama sang ratu.

Baca Juga: Belum Menikah di Usia 36 Tahun, Luna Maya Tetap Bahagia

Negara yang Tidak Akan Dikunjungi Ratu Elizabeth II

Ratu Elizabeth II, selama 67 tahun bertahta telah mengunjungi lebih dari 100 negara. Dalam catatan sejarah negara pertama yang pernah dikunjungi adalah China pada tahun 1986 dan Rusia di tahun 1994. Kendati demikian, ternyata masih ada negara yang belum dia kunjungi dan kemungkinan besar tidak akan pernah dia datangi.

Salah satu negara tersebut adalah Israel, walau sebelumnya pada awal tahun 2018 Pangeran William sudah pernah berkunjung kesana. Namun tidak akan bagi Ratu Elisabeth II, alasannya adalah ketegangan politik antara Israel dan Otoritas Palestina yang tidak kunjung berakhir, menurut Telegraph.

Selain itu Negara yang tidak akan dikunjungi adalah Yunani, karena memiliki hubungan erat dengan Pangeran Philip. Saat masih bayi, Philip dilarikan keluar dari Yunani dengan anggota keluarga lainnya setelah ayahnya dieksekusi. Diduga karena alasan inilah, Ratu Elizabeth II tidak pernah suka Yunani.

Bhutan juga termasuk, karena negara ini dahulu pernah menjadi bekas kerajaan Inggris kemudian mengalami persemakmuran ini belum pernah di kunjungi oleh Ratu Elizabeth. Walaupun dalam rekor perjalanannya, sang ratu telah singgah di banyak negara termasuk negara persemakmuran lain.

Kunjungan kenegaraan ke Kuba juga belum pernah dilakukan untuk Ratu. Ini karena ada sebuah larangan perjalanan bagi wisatawan barat di Kuba. Hal tersebut membuat sang ratu tidak pernah melakukan perjalanan ke negara ini.