Berpusat di 75 Masjid, Warga Mimika Sholat Ied Berjamaah
beritapapua.id - Rapat keputusan Sholat Ied di Mimika. (foto : antara)

Warga di Kabupaten Mimika, Papua, akan tetap bisa melaksanakan Shalat Idul Adha 1442 Hijriah pada, Selasa (20/7/2021) besok. Pelaksanaan ibadah Shalat Idul Adha tersebut nantinya akan berpusat di 75 Masjid setempat.

Hal ini sesusai dengan keputusan Satgas Covid-19 Kabupaten Mimika. Dalam keputusan tersebut terdapat intruksi untuk tidak menggelar Shalat Idul Adha 1442 lapangan seperti biasanya, namun akan terpusat di masjid-masjid.

Sekretaris Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Mimika Rony Irnawan, di Timika, mengatakan keputusan tersebut telah sesuai instruksi Satgas COVID-19 Kabupaten Mimika.

“Kami sudah menggelar rapat bersama dengan seluruh ormas Islam dengan pengurus masjid pada Sabtu (17/7/2021) untuk melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan yang ketat saat pelaksaaan Shalat Idul Adha nanti,” ujar Rony.

Rony juga mengatakan nantinya akan batasan jarak yaitu minimal 1,5 meter dan jamaah yang hadir maksimal 50 persen. Dan lansia tidak diperbolehkan untuk mengikuti pelaksanaan shalat yang ada di masjid.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat yang ingin melaksanakan shalat di masjid untuk menggunakan masker dua lapis.

Dan untuk melakukan takbir malam hanya boleh di masjid masing-masing dengan batasan waktu sampai pukul 20.00 WIT.

Rony juga menjelaskan terkait dengan penyembelihan hewan kurban, akan berpusat di rumah potong hewan di sejumlah wilayah Distrik Wania.

“Bila akan berlangsung di masjid, panitia harus mengikuti pemeriksaan tes antigen satu hari sebelum melaksanakan kegiatan itu,” ujarnya.

Menurut dia, dinas kesehatan sudah memerintahkan semua puskesmas di sekitar Timika untuk melayani pemeriksaan petugas pemotongan hewan kurban di masjid.

Panitia Akan Membagikan Daging Kurban Langsung Ke Rumah

Pemotongan dan pembagian daging hewan kurban juga akan lebih tertib dan teratur, karena panitia yang akan membagikan ke rumah-rumah untuk mencegah kerumunan warga.

Dari data Dinas Pertenakan Mimika, pemotongan tahun ini rencananya akan ada 234 ekor sapi dan 237 ekor kambing.

Baca Juga : Tim Penggali Kubur Covid-19 Kota Sorong Kelelahan

Kepala Dinas Peternakan Mimika Yosefin Sampelino mengatakan bahwa sebagian hewan kurban ada yang didatangkan dari Sorong. Dan untuk semua hewan kurban yang dari Sorong maupun lokal pun sudah mendapatkan pemeriksaan antemortem atau pemeriksaan fisik hewan.

Dinas Peternakan Mimika berharap pihak DKM berkoordinasi dengan pemilik Tempat Potong Hewan Ruminansia (TPH-R) yang ada untuk penentuan jadwal dan waktu pemotongan dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan COVID-19.