Bersiap Dengan Normal Baru di Tengah Covid-19
beritapapua.id - Bersiap Dengan Normal Baru di Tengah Covid-19 - BeritaSatu

Bersiap Dengan ‘Normal Baru’ di Tengah Covid-19 – Mengubah cara dan kebiasaan memang butuh suatu upaya yang tidak mudah. Namun dengan adanya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), mau tidak mau hal ini harus dilakukan.

Hidup dengan keadaan kenormalan baru di tengah pandemi seperti yang dipersiapkan oleh pemerintah, bukan berarti hidup kembali ke keadaan normal yang sebelumnya. Berdamai dengan Covid-19 memberikan kita pilihan untuk kembali menjalani aktivitas dengan prosedur kesehatan yang dianjurkan.

Baca Juga: Rumah Karantina disiapkan di Kampung Wesiri

Langkah-langkah Menghindarkan Diri dari Covid-19

Langkah-langkah yang harus kita lakukan sebagai antisipasi dalam menghindarkan diri dari Covid-19 adalah dengan tidak membedakan kebiasaan yang dilakukan selama masa pandemi dengan masa kenormalan baru. Menjaga kebersihan diri merupakan kunci dari terhindarnya kita dari virus yang menjadi wabah global ini.

Kebersihan tubuh merupakan hal yang harus selalu kita perhatikan selama beraktivitas di tengan pandemi. Mencuci tangan dengan menggunakan sabun yang bersih selama minimal 20 detik sebelum dan sesudah melakukan suatu aktivitas, harus menjadi suatu kewajiban.

Di samping itu, mencuci baju yang dipergunakan setelah beraktivitas di luar rumah harus dilakukan segera. Mandi dan keramas pun harus dilakukan sesegera mungkin sebelum berinteraksi dengan penghuni rumah yang lain. Virus bukanlah benda kasat mata yang dapat kita prediksi keberadaannya. Meminimalisir kemungkinan terjangkit merupakan ikhtiar yang harus kita maksimalkan dalam kehidupan kita.

Protokol kesehatan seperti menggunakan masker di tempat umum dan menghindari kontak fisik serta menjaga interaksi dengan jarak minimal satu meter harus tetap dilakukan.

Kondisi global dengan belum ditemukannya vaksin Covid-19, bukan berarti semua kegiatan harus terus menerus menjadi stagnan dan berhenti sama sekali. Namun kondisi ini akhirnya memaksa kita untuk menjalani aktivitas dengan sejumlah protokoler untuk beradaptasi dengan keadaan.

Disiplin diri untuk menjalani kehidupan dan aktivitas di tengah pandemi akan menjadi suatu tantangan. Bukan hanya demi diri dan keluarga, namun keseluruhan masyarakat membutuhkan kerjasama dalam hal ini, dan hanya bisa dilakukan diimulai dari diri sendiri.

Bukanlah suatu hal yang menyenangkan, namun untuk kepentingan bersama, kita harus bisa mengorbankan ke-ego-an kita untuk beradaptasi. Di rumah saja memang lebih baik untuk menghindarkan kita dari wabah ini. Namun jika keadaan memaksa untuk harus beraktivitas di luar, perhatikan segala protokol yang ada. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati.