Biodata Lengkap Irjen Daniel Silitonga Kapolda Papua Barat Yang Baru
beritapapua.id - Daniel Tahi Monang Silitonga ketika masih menjabat Kasatgas Pangan Polri. (Foto: Antara)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo baru saja menunjuk Inspektur Jenderal Daniel Tahi Silitonga menjadi Kapolda Papua Barat. Dia menggantikan Kapolda sebelumnya Irjen Tornagogo Sihombing.

Kepala Divisi Humas Irjen Dedi Prasetyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 21 Juni 2022 membenarkan pergantian pimpinan Polda Papua Barat berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/ 1214 / VI/ KEP./ 2022 tanggal 20 Juni 2022 dan Keputusan Kapolri Nomor : KEP/ 756 / VI/ tanggal 20 Juni 2022.

“Hari ini Pak Kapolri keluarkan TR mutasi jabatan Kapolda, Pati, PJU tingkat Polda, Kapolres, dan jabatan penguatan lainnya,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa mutasi di tubuh organisasi kepolisian merupakan satu hal yang wajar dalam menjalankan tugas.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa tujuan dari mutasi di organisasi kepolisian adalah untuk menyegarkan organisasi serta meningkatkan kualitas kerja Porli.

“Mutasi di tubuh Polri merupakan sebuah tradisi dalam upaya penyegaran organisasi, juga dalam promosi jabatan perjalanan karir seorang Polri sejati,” ujar Kabid Humas.

Berikut adalah biodata dari Daniel Tahi Monang Silitonga:

Daniel punya nama lengkap Daniel Tahi Monang Silitonga. Pria kelahiran 1968 itu merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1990.

Dia memulai karier perwiranya di Jawa Timur. Daniel pernah menjadi Kapolresta Malang dan Wakil Direktur Reskrim Polda Jatim.

Baca Juga: Pesawat Susi Air Rute Timika-Duma Mengalami Kecelakan di Papua

Setahun kemudian, Daniel pindah tugas ke Pulau Sumatera. Dia menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Riau pada 2011 dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau pada 2013. Dia juga pernah menjadi Dirreskrimum Polda Sumatera Selatan pada 2016.

Reserse nampaknya memang jadi bidang Daniel. Pada 2017, dia ditarik ke Mabes Polri menjadi Analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim. Selanjutnya menjadi Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim pada 2019.

Pada 2020, dia sempat menjabat Sespim Lemdiklat Polri. Hingga akhirnya diangkat sebagai Kapolda Papua Barat.

Berikut adalah riwayat jabatannya sebelum menjadi Kapolda Papua Barat:

  1. Kapolresta Malang
  2. Wadir Reskrim Polda Jatim[1] (2010)
  3. Dirresnarkoba Polda Riau (2011)
  4. Dirreskrimum Polda Riau (2013)
  5. Analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim Polri[2] (2014)
  6. Dirreskrimum Polda Sumsel (2016)
  7. Analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim Polri (2017)
  8. Wadirtipideksus Bareskrim Polri (2017)
  9. Karobinopsnal Bareskrim Polri (2019)
  10. Dirtipideksus Bareskrim Polri[3] (2019)
  11. Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2020)
  12. Kapolda Papua Barat (2022)