Bisnis yang Paling Terdampak Covid-19
beritapapua.id - Bisnis yang Paling Terdampak Covid-19 - STYL

Pandemi Covid-19 bisa dibilang menjadi salah satu penyebab banyaknya sektor bisnis yang terpaksa harus gulung tikar karena tak bisa bertahan dari dampak virus ini. Hantaman Covid-19 dinilai telah memberikan dampak yang luas bagi segala hal, termasuk pada sektor bisnis yang ikut terpukul dan mulai meredup.

Baca Juga: Kamera Pemantau, Melawan Covid-19

  1. Maskapai Penerbangan

Bisnis maskapai penerbangan menjadi salah satu dampak nyata dari penyebaran covid-19. Dengan adanya berbagai pembatasan operasional dan larangan terbang, tidak heran menyebabkan banyak maskapai yang kesulitan untuk bertahan. Bagaimana tidak, pendapatan terbasar maskapai berasal dari pengangkutan penumpang menjadi menurun drastis akibat dari pembatasan operasional dalam hal penerbangan.

  1. Agen Travel

Pembatasan penerbangan juga pembatasan dalam berpergian dari satu wilayah ke wilayah lain, lantas menyebabkan pembelian dan pemasukan bagi agen travel juga akan sepi dan menurun. Pandemi yang membuat banyak orang tidak dapat berpergian ini, secara langsung juga menbuat pemesanan tiket makin berkurang.

  1. Pusat Perbelanjaan dan Mal

Bisnis yang membutuhkan kerumunan massa ini menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi covid-19. Dimulai dengan adanya social distancing yang membuat mal otomatis tutup dan hanya membuka gerai supermarket dan penjualan kebutuhan pokok. Dengan kesadaran masyarakat akan social distancing, mereka akan selalu menghindari kerumunan termasuk kerumunan di mal.

  1. Penginapan dan Hotel

Dengan pelarangan orang bepergian dan keluar rumah, hospitality dan tourism merupakan sektor yang paling terdampak oleh wabah Covid-19. Menurunnya jumlah wisatawan, secara langsung memberikan dampat pada banyak hotel yang terpaksa harus tutup karena tak ada tamu menginap. Dalam kondisi amat memprihatinkan tersebut, membuat beberapa hotel-hotel mulai mengurangi pegawainya, bahkan tidak jarang ada yang terpaksa menutup usahannya.

  1. Pusat Hiburan

Pusat Hiburan seperti Taman Bermain, Tempat Wisata hingga Kebun Binatang termasuk yang paling terdampak pandemi, karena memang rawan penularan Covid-19 dari adanya kerumunan yang menjadi medium penularan. Banyak Tempat Hiburan di seluruh dunia kini harus tutup dan tidak menerima pengunjung. Sebagai langkah penangangannya pengelola kini banyak menawarkan tiket-tiket anual pass dengan masa berlaku yang lebih panjang.

  1. Industri perfilman dan Produksi TV

Film dan produksi TV adalah bisnis yang rawan menjadi penularan Covid-19. Sehingga, pastinya banyak produksi film dan TV yang terpaksa berhenti. Apalagi, distribusi film tersendat karena semua gedung bioskop tutup, hingga penyelenggaraan festival/penghargaan yang dibatalkan.

  1. Wedding Organizer

Dengan adanya imbauan tak berkerumun, membuat banyak orang menunda untuk menggelar resepsi pernikahan. Sehingga ini membuat tugas Wedding Organizer tak lagi berguna. Karena pernikahan kini dibuat lebih sederhana tanpa harus adanya resepsi.

  1. Pusat kebugaran atau Fitness

Pusat kebugaran atau Fitness dan gym memang rawan menularkan Covid-19. Aktivitas di ruang tertutup, kontak fisik, dan terutama berbagai peralatan fitness yang dipergunakan secara sharing akan menjadi medium penularan yang sangat mudah. Banyak Fitness studio dan gym di seluruh dunia tutup. Dan sebagai langkah survival pengelola menawarkan kelas-kelas kebugaran online.

  1. Salon dan Babershop

Adanya anjuran pemerintah untuk di rumah aja membuat masyarakat enggan keluar rumah. Sehingga, hal itu membuat bisnis salon dan babershop akan sepi pelanggan. Apalagi anjuran pemerintah itu hanya memperbolehkan masyarakat keluar untuk memenuhi keperluan pribadi yang mendesak.

  1. Meeting, Incentives, Conferences, Exhibitions (MICE)

Covid-19 membuat pertumbuhan Industri ini praktis mati suri. Dikarenakan dibatasinya perkumpulan maupun kerumunan dalam suatu tempat, seperti berbagai konferensi tingkat nasional, regional global maupun Pameran berbagai industri dari UKM hingga kelas raksasa. Begitu juga beragam bentuk festival maupun konser, baik lokal, nasional, maupun internasional digelar di mana-mana. Namun, kini seolah semuanya lenyap diterjang Covid-19.