BKKBN Papua Barat Menggelar Sosialisasi Sistem Registrasi Rumah Data Kependudukan BKKBN Papua Barat menggelar sosialisasi sistem registrasi rumah data kependudukan di Manokwari, Kampung KB Wasegi Pop, Rabu (06/04/2022). Dalam hal ini BKKBN Papua Barat bertujuan untuk meningkatkan tata kelola pelaksanaan program dan kegiatan Rumah data Kependudukan dan Informasi keluarga. Selain itu, agar meningkatkan kemampuan kemampuan peserta dalam mengisi Registrasi Rumah Data Kependudukan. Koordinator Bidang PPKS, dr. Christina.M.Ling kepada peserta sosialisasi menyampaikan kampung KB merupakan salah satu bentuk miniatur pelaksanaan total program Bangga Kencana. Dalam program tersebut BKKBN akan bersinergi dengan Lembaga, Mitra kerja dan Instatansi terkait untuk menentukan lokasi kampung KB di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia. Agar Kampung KB bisa berdiri mesti ada beberapa data dan Indikator Pembangunan yang up to date, Valid dan terpercaya. Untuk memenuhi hal tersebut, menurutnya perlu adanya pengembangan model analisis dan dampak kependudukan di tingkat mikro yang ada di kampung KB. Dan nantinya dan menghasilkan model
beritapapua.id - Palang BKKB Provinsi Papua Barat. (Foto: Isitimewa)

BKKBN Papua Barat menggelar sosialisasi sistem registrasi rumah data kependudukan di Manokwari, Kampung KB Wasegi Pop, Rabu (06/04/2022).

Dalam hal ini BKKBN Papua Barat bertujuan untuk meningkatkan tata kelola pelaksanaan program dan kegiatan Rumah data Kependudukan dan Informasi keluarga.

Selain itu, agar meningkatkan kemampuan kemampuan peserta dalam mengisi Registrasi Rumah Data Kependudukan.

Koordinator Bidang PPKS, dr. Christina.M.Ling kepada peserta sosialisasi menyampaikan kampung KB merupakan salah satu bentuk miniatur pelaksanaan total program Bangga Kencana.

Dalam program tersebut BKKBN akan bersinergi dengan Lembaga, Mitra kerja dan Instatansi terkait untuk menentukan lokasi kampung KB di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia.

Agar Kampung KB bisa berdiri mesti ada beberapa data dan Indikator Pembangunan yang up to date, Valid dan terpercaya.

Untuk memenuhi hal tersebut, menurutnya perlu adanya pengembangan model analisis dan dampak kependudukan di tingkat mikro yang ada di kampung KB. Dan nantinya dan menghasilkan model “Rumah Data Kependudukan” atau (Rumah DataKu).

Menjadi Pusat Data Permasalahan Kependudukan

Ia menjelaskan bahwa Rumah DataKU berfungsi sebagai pusat data dan intervensi Permasalahan kependudukan. Dalam hal ini nantinya akan mencakup sistim pemanfaatan data Kependudukan mulai dari mengunduh, mengidentifikasi, memferivikasi dan menentukan pilihan data kependudukan.

Nantinya Rumah DataKu akan bersumber dari, oleh dan untuk masyarakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan di masyarakat kampung KB.

Baca Juga: Ribuan Massa di Jayawijaya Minta Buka Akses Kunjungan Komisioner Tinggi Dewan HAM PBB ke West Papua

Menurutnya Rumah DataKu merupakan inovasi dari Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam menggaungkan pembangunan berwawasan Kependudukan.

Rumah DataKu menjadi salah satu rogram inovasi karena rumah DataKu menjadi pusat data dan Informasi yang dapat dijadikan sebagai rujukan oleh pengambil kebijakan, seperti:

  1. Mengetahui kondisi , potensi, dan persoalan kependudukan,
  2. Mengambil langkah langkah strategis untuk menangani persoalan kependudukan yang ada.

Ia mengatakan bahwa Rumah DataKu juga dapat menjadi referensi data untuk mendukung analisis kependudukan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tepat sasaran dan tepat guna.

Karena itu, ia berharap agar peserta sosialisasi dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan mendapat beberapa informasi dari para narasumber.