BMKG: Warga Papua Waspada Hujan dan Angin Kencang
Zoom meeting BMKG analisis Bibit Siklon Tropis 99s (foto : bmkg.go.id)

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga Papua dan Papua Barat ihwal cuaca ekstrem. Mereka menilai akan ada potensi hujan lebat dan angin kencang dalam beberapa waktu ke depan.

Selain angin dan hujan lebat, BMKG meminta warga pesisir untuk waspada. Pasalnya, terdapat risiko gelombang tinggi dalam cuaca tersebut.

Berdasarkan pemantauan BMKG, mendeteksi adanya Bibit Siklon Tropis 99S, atau sebuah badai dengan kekuatan yang cukup besar. Hal itu mulai terbentuk sekitar Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur.

Mengutip Inews, keberadaan badai tak hanya memengaruhi cuaca pada Papua, namun juga seluruh Indonesia. Adapun wilayah yang terdampak adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Bengkulu. Kemudian Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Selain itu, badai berpotensi menyebabkan gelombang tinggi. Adapun wilayah yang berpotensi terdampak adalah perairan Selatan Jawa Tengah hingga Lombok, Samudra Hindia Selatan Jawa Barat hingga Nusa Tenggara Barat.

Kemudian, wilayah perairan Manokwari, Perairan Biak, Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua.

Kondisi ini umumnya menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan. Hasilnya, hujan dengan intensitas sedang beserta angin kencang dapat terjadi.

BMKG : Waspadai Bibit Siklon 94W

Selain Bibit Siklon 99W, BMKG juga mendeteksi Bibit Siklon Tropis 94 W di sekitar Pasifik Barat sebelah utara Papua. Mereka menyebut pertumbuhan badai ini akan tinggi dalam waktu dekat.

Baca Juga : Kajian Islam : Sejarah dan Asal-usul Waktu Imsak

“Dari perhitungan kami, potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan sangat tinggi,” tutur Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, mengutip detik (13/04/2021).

Menurut perkiraan, Bibit Siklon 94W berpotensi menyebabkan angin kencang dan gelombang tinggi. BMKG memperkirakan hal tersebut akan terjadi pada tanggal 13 hingga 19 2021.

Wilayah terdampak Bibit Siklon 94W antara lain Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Kemudian Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Selanjutnya Maluku Utara, Papua Barat dan Papua. Adapun BMKG memperkirakan adanya potensi gelombang tinggi sekitar 2,5 hingga 4,0 meter pada beberapa wilayah Papua. Antara lain Perairan Raja Ampat-Sorong, Perairan Manokwari, Perairan Biak, Teluk Cendrawasih, Perairan Jayapura-Sarmi, Samudera Pasifik utara Papua Barat.