BNPB Perpanjang Masa Darurat Corona Hingga Idul Fitri 2020
beritapapua.id - BNPB Perpanjang Masa Darurat Corona Hingga Idul Fitri 2020 - Hendra Eka

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperpanjang status darurat akibat dari wabah virus corona (covid-19) dari 29 Februari 2020 hingga 29 Mei 2020 atau 91 hari.

‚ÄúPerpanjangan Status Keadaan Tertentu sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU berlaku selama 91 (sembilan puluh satu) hari. Terhitung sejak tanggal 29 Februari 2020 sampai dengan tanggal 29 Mei 2020″. Pernyataan ini tertulis dalam surat Keputusan Kepala BNPB Nomor 13.A Tahun 2020 tentang Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.

Baca Juga: Corona Indonesia, Sebagai Bencana Nasional Non-Alam

Himbauan Untuk Tidak Panik oleh BNPB

Staf Khusus Kepala BNPB Egy Massadiah meminta kepada masyarakat untuk tidak panik mengenai status perpanjangan virus corona ini. Pasalnya, menurut dia perpanjangan status darurat ini dilakukan agar pemerintah bisa melayani seluruh masyarakat Indonesia dengan baik.

“Perpanjangan ini jangan dibuat panik, perpanjangan ini adalah sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk bisa melayani masyarakat,” kata Egy.

Perpanjangan status darurat bencana covid-19 ini sebagai bentuk mitigasi kepada masyarakat yang sehat agar tidak terjangkit virus corona. Juga agar pemerintah, dalam hal ini BNPB bisa menyiapkan rumah sakit dan dana operasionalnya dalam membasmi virus corona ini.

Sebelumnya, beredar mengenai Surat Keputusan Kepala BNPB Nomor 13.A Tahun Tahun 2020 tentang Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia  yang ditandatangani oleh Kepala BNPB Doni Monardo.

Dalam keputusannya tersebut, berisi empat hal mengenai perpanjangan status darurat corona. Berikut isinya:

Kesatu: Menetapkan Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.

Kedua: Perpanjangan Status Keadaan Tertentu sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU berlaku selama 91 (sembilan puluh satu) hari. Terhitung sejak tanggal 29 Februari 2020 sampai dengan tanggal 29 Mei 2020.

Ketiga: Segala biaya yang dikeluarkan sebagai akibat ditetapkannya Surat Keputusan ini dibebankan pada Dana Siap Pakai yang ada di Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Keempat: Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.