Brand Toshiba Tidak Lagi Memproduksi Laptop
beritapapua.id - Brand Toshiba Tidak Lagi Memproduksi Laptop - Mainmain.ID

Brand Toshiba Tidak Lagi Memproduksi Laptop – Setelah kurang lebih 35 tahun melakukan produksi Laptop, Perusahaan asal Jepang Toshiba akhirnya secara resmi menghentikan bisnis laptopnya. Toshiba telah berkecimpung di bisnis laptop sejak tahun 1985. Dimana sepanjang tahun 1990 hingga 2000-an merupakan masa kejayaan Toshiba sebagai salah satu vendor laptop teratas. Laptop pertama Toshiba Seri T1100 pun menjadi awal pendorong pertumbuhan industri laptop. Sehingga menjadikannya menuai kepupuleran yang mendunia.

Mengulang kesuksesannya, Toshiba bahkan berhasil memuat beragam fitur yang kemudian menjadi standar laptop untuk dekade selanjutnya. Seperti misalnya, baterai yang bisa dicas, layar LCD, dan dukungan disket atau floppu disk drive 3,5 inci.

Produk-produk Laptop keluaran Toshiba dikenal sebagai laptop yang populer di kalangan professional dengan kualitan yang mumpuni dan awet. Sayangnya sejak tahun 2015 Toshiba mulai membukukan kerugian. Dimana jumlah kergiannya tersebut mencapai nilai 318 juta dollar AS (sekitar Rp4,6 triliun) selama setahun. Hal itulah yang menjadi alasan Toshiba untuk tidak bisa lagi melanjutkan bisnis laptopnya di pasar Eropa pada tahun 2016. Bahkan pada tahun 2017, Toshiba juga mengalami penurunan dengan total pengiriman laptop hanya 1,9 juta unit.

Baca Juga: Harga Emas Terus Mengalami Kenaikan

Kini Brand Toshiba Diambil Alih Oleh Sharp

Kini saham bisnisnya sebesar 19,9 persen dialihkan kepada Dynabook Inc, perusahaan yang dinaungi oleh Sharp. Yang mana merupakan sisa saham minoritas milik Toshiba yang telah dibeli Sharp pada 2018. Sebelumnya Toshiba telah menjual 80,1 persen saham bisnis PC dan laptopnya kepada Sharp seneilai USD36 juta.

Sejak saat itulah, Sharp juga mengganti nama divisi bisnis PC dan laptop tersebut menjadi Dynabook. Sharp juga telah menggunakan haknya untuk saham yang tersisa. Hingga akhirnya proses pembelian tersebut rampung dan kini sepenuhnya dimiliki oleh Sharp. Sehingga Sharp kini mengelolah bisnis laptop tersebut secara sepenuhnya tanpa campur tangan Toshiba.

Diketahui Toshiba dulunya memiliki beberapa sub-brand untuk jajaran laptopnya dengan beragam keunggulan dan segmentasi. Bahkan Toshiba pernah masuk dalam daftar lima vendor PC atau laptop terbaik. Sayangnya merek seperti lenovo, Apple, HP, dan Dell berhasil mengalahkannya dipasaran internasional.