Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri disebut mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memutuskan memilih Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres). Dipilihnya Ganjar bukan karena popularitasnya.

“Jadi bukan keputusan politik yang karena ‘oh ini pertimbangan karena populer apa segala macam’,” kata politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu dalam diskusi virtual bertajuk ‘Tiki-Taka Koalisi Capres’, Sabtu (29/4).

Keputusan Megawati itu juga dipastikan bukan karena bisikan siapa pun. Hal itu murni sikap politik yang otonom.

“Jadi kalau ditanyakan siapa yang mempengaruhi, apa segala macam itu sepenuhnya Bu Mega sangat otonom dalam menentukan sikap dan pilihan seperti itu,” ujar Masinton.

Masinton mengatakan Megawati memperhatikan potensi kesinambungan pembangunan Indonesia ke depan saat menjatuhkan pilihan ke Ganjar. Gubernur Jawa Tengah itu diyakini mampu mengelola Indonesia sehingga dipertimbangkan jadi bakal capres.

“Sudah mempertimbangkan banyak variabel dalam menjaga dan merawat serta menjalankan kesinambungan pembangunan Indonesia ini,” ucap Masinton.