Bupati Jayapura : Anggaran PON XX Rp16 M Ditahan Untuk Apa?
beritapapua.id - Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw saat diwawancarai wartawan. (foto : jubi)

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw meminta Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional atau PB PON XX Papua tidak ragu mengucurkan anggaran pelaksanaan PON kepada Sub PB PON XX.

Lantaran pelaksanaan PON XX Papua kian dekat dan Sub PB PON XX membutuhkan dana untuk mempersiapkan perhelatan PON XX tersebut.

Awoitauw yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Sub PB PON XX Kabupaten Jayapura menyampaikan hal tersebut usai memimpin rapat rapat koordinasi Sub PB PON XX Kabupaten Jayapura. Rapat koordinasi Sub PB PON XX Kabupaten Jayapura itu bertempat di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, Senin (9/8/2021).

Ia juga cukup kaget ketika mengetahui PB PON XX Papua baru menyerahkan Rp78 miliar dari total Rp94 miliar anggaran penyelenggaraan PON kepada Sub PB PON XX Kabupaten Jayapura. Sedangkan anggaran yang tersisa Rp16 miliar ia tidak ketahui kapan akan PB PON XX serahkan.

Ia juga mengatakan bahwa PB PON XX harus bisa memberikan kepercayaan kepada Sub PB PON XX Kabupaten Jayapura, karena semua pekerjaan terkait PON XX sedang berjalan.
“Rp16 miliar itu ditahan-tahan untuk apa? Pekerjaan dan semua kegiatan sudah harus berjalan. Berikan kepercayaan kepada kami,” kata Awoitauw.

Bupati Jayapura : Tidak Perlu Menahan Sisa Anggaran

Menurutnya PB PON XX tidak perlu menahan sisa anggaran yang ada karena itu bisa memperlambat pekerjaan yang tersisa.

Ia menyatakan Sub PB PON Kabupaten Jayapura mulai menggunakan Rp78 miliar anggaran penyelenggaran PON yang telah mereka terima. Dan 30 persen dari anggaran itu telah sampai kepada setiap bidang kepanitiaan, dan mulai membelanjakannya sesuai kebutuhan.

Baca Juga : Nakes di Papua Barat Mulai Menerima Suntikan Vaksin Ketiga

“Kas kami memang belum habis. Akan tetapi, selisih (Rp16 miliar) yang belum digeser itu harus segera digeser ke kas kami,” tegas Awoitauw.

Ia menegaskan pihaknya tidak main-main dalam mengelola anggaran penyelenggaraan PON. Oleh karena itu, akan ada evaluasi setiap pekannya untuk seluruh penggunaan anggaran tersebut. Dan nantinya pengawasan anggaran penyelenggaraan PON juga melibatkan pihak yang berkompeten, untuk memastikan tidak ada salah pengelolaan anggaran.

“Dukungan keuangan sangat penting, agar semua kegiatan semua bidang dapat berjalan dengan baik. Kalau hanya menunggu saja, kasihan masyarakat kita juga, yang setiap saat bertanya apakah PON XX akan berjalan di Papua atau tidak,” ujarnya.