Bupati Jayapura Optimis Peparnas XVI Akan Berjalan Sukses
beritapapua.id - Para atlet Peparnas saat mengikuti test event di Stadion Lukas Enembe. (foto: Jubi)

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw sangat optimis pelaksanaan dan penyelenggaraan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua bisa berjalan sukses. Rasa optimis ini juga bukan tanpa asalan, karena sebelumnya Pekan Olahraga Nasional (PON) juga berjalan dengan sukses.

Pelaksanaan Peparnas XVI Papua ini akan berlokasi di Kota dan Kabupaten Jayapura serta akan mempertandingan 12 Cabang Olahraga (Cabor). Peparnas XVI tersebut akan mulai bergulir pada, Selasa (02/11/21).

Kirab obor Peparnas juga sudah mulai berkeliling dari Distrik Nimboran (Genyem) menuju kantor Bupati Jayapura dan bermalam selama sehari. Dan selanjutkan pada 3 November sudah menuju Kota Jayapura dan bermalam sehari di kantor Wali Kota Jayapura, selanjutnya di arak menuju Gedung Negara pada 4 November dan bermalam di sana.

Pada 5 November di arak lagi menuju Stadion Mandala Jayapura untuk mengikuti acara pembukaan Peparnas XVI Papua.

Bupati Awoitauw juga menjelaskan bahwa kesiapan fasilitas penunjung penyelenggaran Peparnas XVI saat ini sudah sepenuhnya siap. Dan Tim penilai pun sudah turun lapangan dan mengecek semua kesiapan fasilitas tersebut.

“Pesertanya tidak sebanyak PON, tetapi semua fasilitas akomodasi seperti hotel dan penginapan di Sentani sudah disiapkan untuk menampung para peserta, baik dari Papua sendiri maupun peserta dari daerah lain. Termasuk konsumsi dan juga transportasi,” ujarnya.

Dukungan Masyarakat

Menurutnya, suksesnya penyelenggaraan PON XX kemarin karena ada dukungan kuat dari seluruh masyarakat di daerah ini (Kabupaten Jayapura), dan ia berharap masyarakat juga dapat memberikan dukungan yang sama untuk Peparnas nanti.

Ia juga mengungkapkan ada hal istimewa yang terjadi dalam pesta olahraga bagi penyandang disabilitas secara nasional. Karena pada gelaran Peparnas XVI Stadion Lukas Enembe akan menjadi tempat pertandingan bagi cabor atletik (lari, lempar dan tolak peluru).

Baca Juga: Ma’ruf Amin: Pemerintah Berkomitmen Percepat Pembangunan Papua

Sedangkan pada PON XX, stadion ini hanya sebagai tempat acara pembukaan dan penutupan PON XX saja.

“Saat ini, bagian dari penyandang disabilitas yang harus kita urus dengan sebaik-baiknya. Tentunya dengan cara dan tindakan yang berbeda,” katanya.

Sementara itu, salah satu tokoh pemuda di Distrik Sentani Timur, Andi Kere merasa sangat kagum dengan semangat dan antusias para penyandang disabilitas, sebagai atlet yang akan bertanding di ajang Peparnas XVI Papua.

Ia berharap agar panitia penyelenggara di setiap cabor yang dipertandingkan atau diperlombakan, dapat bekerja semaksimal mungkin.

“Pada acara pelepasan tim Peparnas Papua di halaman venue aquatik, antusias dan semangat para atlet terlihat sangat jelas, walaupun ada di antara mereka yang duduk di atas kursi roda, ada yang berdiri dengan bantuan tongkat tetapi sangat luar biasa semangat dari mereka,” katanya.