Bupati Merauke Akan Meninjau Kembali BUMD Jika Tidak Efektif
Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, didampingi penjabat kantor bupati (jubi.co.id)

Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, menegaskan jika Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berjalan tak efektif maka akan meninjau kembali keberadaannya.

Karena Badan itu sendiri sebenarnya adalah untuk turut serta melaksanakan pembangunan daerah khususnya dan pembangunan ekonomi nasional umumnya, untuk memenuhi kebutuhan rakyat menuju masyarakat yang adil dan makmur.

BUMD juga merupakan badan usaha yang menyediakan barang dan jasa untuk mendapatkan laba. BUMD atau Perusahaan Daerah (PD) mendapatkan laba menjadi salah satu unsur dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Itulah kenapa Bupati Mbaraka sangat dengan tegas menyatakan bahwa BUMD harus berjalan secara baik dan benar. Alasannya adalah untuk dapat memberikan kesejahteraan kepada ekonomi daerah itu sendiri.

“Kita harus melihat dengan baik dan benar, apakah BUMD milik masyarakat dan Pemkab Merauke itu jalan atau tidak. Kalaupun jalan, di bidang usaha apa saja,” kata Bupati Romanus Mbaraka, Selasa (9/3/2021) malam.

Bupati Mbaraka : BUMD Harus Ada Evaluasi dan Pengawasan

Selain itu, jelas Bupati Mbaraka, bagaimana prosedur serta kerjasama dengan pihak mana saja. Intinya perlu adanya evaluasi secara total terkait keberadaan dan efektivitas BUMD di kabupaten di wilayah selatan Papua tersebut.

Karena sejauh ini pengawasan sangat perlu untuk bisa melihat seberapa efektif BUMD untuk bisa terus ada.

Bupati Mbaraka mengatakan bahwa ia belom banyak mengenal staff yang ada dalam badan tersebut, juga ia menambahkan bahwasannya belum mengetahui siapa yang mengelola Badan tersebut.

“Saya sendiri belum kenal manusia siapa saja yang menjalankan atau mengelola BUMD tersebut,” ujarnya.

Baca Juga : Memaksakan Mandat Melalui ‘Supersemar’

Bupati Mbaraka kembali mengatakan sudah pasti melakukan peninjauan kembali, mulai dari kepengurusan hingga manajemen.

Badan itu sendiri dibentuk setahun silam oleh mantan Bupati Merauke, Federikus Gebze. Pada awal terbentuknya Badan Usaha Milik Daerah menjadi harapan bagi Kabupaten Merauke, karena memiliki beberapa potensi seperti pertanian, perkebunan, perikanan, serta perhubungan yang sangat menjanjikan. Dan sangat perlu untuk mengelolanya dan mengembangkannya.

Kehadiran Badan Usaha Milik Daerah juga tidak semata-mata mencari keuntungan tetapi mendorong pemberdayaan termasuk menyerap hasil produksi masyarakat.

Hanya saja, gaung BUMD tersebut tak kedengaran sama sekali. Dan kegiatan apa yang sudah terlaksana, juga tidak diketahui.