Bupati Mimika Surati Presiden Pertimbangkan Tunda PON XX
beritapapua.id - Bupati Mimika Eltinus Omaleng sedang menandatangani surat kesepakatan bersama Forkopimda Mimik. (foto : Antara)

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, berkirim surat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), meminta pertimbangan penundaan PON XX. Lantaran lonjakan kasus Covid-19 di daerah tersebut saat ini kini terus melonjak per harinya.

Dan ia juga khawatir kegiatan tersebut nantinya akan menyebabkan penularan Covid-19 semakin meningkat tajam lagi.

Bupati Eltinus menyampaikan pertimbangan tersebut juga dengan alasan banyak warga yang belum mau untuk menjalani vaksinasi Covid-19. Belum lagi pengaruh dari sejumlah tokoh terhadap masyarakat, sehingga mereka enggan mendukung program pencegahan Covid-19.

Karena memang ada beberapa tokoh di Mimika yang menolak untuk mendukung program pemerintah dalam upaya mengurangi angka penyebaran Covid-19.

“Bupati Mimika menulis surat ke Presiden lewat Gubernur Papua, masyarakat lokal yang nanti menjadi penonton aktif PON masih banyak yang belum mau untuk divaksin. Hal itu akibat pengaruh dari tokoh-tokohnya,” kata Kabaintelkam Polri, Komjen Pol Paulus Waterpauw, di Kota Timika, Kabupaten Mimika, Kamis (5/8/2021).

Namun Komjen Pol Paulus, menekankan pelaksanaan PON XX di Papua tidak boleh kembali tertunda. Karena memang sebelumnya PON XX sempat tertunda di Tahun sebelumnya. Dan PON XX yang akan berlangsung pada Oktober nanti harus bisa sukses.

Lakukan Komunikasi Dengan Tokoh di Mimika

Selain itu, pihaknya akan melakukan komunikasi bersama para tokoh-tokoh yang ada disana agar mau menjalani vaksini. Penolakan vaksinasi yang para tokoh-tokoh disana karena memang kurangnya komunikasi dan penyuluhan terhadap vaksinasi.

Dan solusinya terbaik saat ini adalah mengajak semua tokoh-tokoh untuk berkumpul agar bisa melakukan komunikasi terkait vaksinasi.

Baca Juga : Selama PPKM Warga Dari Luar Daerah Tidak Boleh Memasuki Papua

“Mungkin selama ini mereka kurang melakukan komunikasi dengan para tokoh-tokoh itu,” ujar dia.

Selain itu warga Papua, khususnya yang berada di empat daerah klaster penyelenggara PON XX harus menyiapkan diri menghadapi wabah Covid-19. Perlindungan untuk mereka selain protokol kesehatan yakni vaksinasi.

“Apalagi kita sebagai tuan rumah, mari kita dukung program vaksinasi,” ujarnya.

PON XX di Papua akan berlangsung di empat kabupaten dan kota, yakni di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke. Adapun 12 cabang olaharaga akan diadakan di Kabupaten Mimika.