Bupati Petrus Kasihiw Melepas 50 Anggota BKO Satgas Yonif RK 136/TS Dam I/BB
beritapapua.id - Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw didampingi Dandim 1806 Kapolres dan Kajari, melepas 50 Anggota BKO Satgas Yonif RK 136/TS Dam I/BB . (Foto: Istimewa)

Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw melepas 50 anggota BKO Satgas Yonif RK 136/TS Dam I/BB menuju Kampung Meyerga Moskona Barat, Selasa (5/4/2022).

Dalam acara yang berlangsung di halaman markas Kodim 1806 Teluk Bintuni, Distrik Menimeri terlihat hadir Dandim 1806, Kapolres dan Kajari.

Dandim 1806/TB Letkol Inf Kadek Abriawan melaporkan ada sebanyak 50 orang BKO Satgas Yonif RK 136/TS Dam I/BB yang dipimpin Kapten Inf Setyo. Jumlah ini sesuai dengan permintaan Bupati sebelumnya kepada Pangdam XVIII/Ksr pada akhir tahun 2021.

“Pada hari ini sama-sama akan kita lepas prajurit-prajurit terbaik yang akan bertugas di pos pengamanan, Kampung Mayerga Distrik Moskona Barat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa prajurit yang akan bertugas ini akan berlangsung selama kurang lebih 9 bulan.

“Melaksanakan tugas pembinaan teritorial selama kurang lebih 9 bulan lamanya,” tambah Dandim.

Menjaga Stabilitas Keamanan

Ia mengatakan 50 orang BKO ini, datang dari Sumatra Utara dengan niat yang mulia dalam rangka membantu menjaga stabilitas keamanan. Selain itu, mereka juga dapat membantu segala kesulitan rakyat di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni khususnya di Distrik Moskona Barat.

“Semoga dalam pelaksanaan Satgas ini Selalu mendapat perlindungan dari yang maha kuasa,” lanjut Kadek.

Baca Juga: Mesak Manimbor Kembali Calonkan Sebagai Calon Ketum Asprov PSSI Papua

Ia berharap anggota yang akan bertugas agar melaksanakan tugas tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab, dan bersungguh-sungguh.

Sementara itu, Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw MT menyampaikan adanya permohonan BKO karena sempat terjadi pergerakan masyarakat di Distrik Moskona Barat.

Ia juga berharap ada pendekatan-pendekatan dengan tokoh adat, agama dan tokoh masyarakat yang ada, serta pendekatan kepada kepala distrik dan kepala kepala kampung.

“Orang Papua itu kelihatanya saja sangar akan tetapi hatinya baik, mereka berbuat seperti itu karena ada oknum-oknum yang menghasut mereka. Sehingga sebagian ada yang terpengaruh,” ujar Bupati.

Kasihiw juga berpesan kepada anggota BKO Satgas agar selalu menjaga kesehatan selama bertugas di Meyerga, agar bisa dapat kembali bertemu dengan keluarga.

“Karena TNI adalah dari rakyat maka tugas TNI adalah melindungi dan mengayomi rakyat, saya ucapkan selamat bertugas di Mayerga. Selama bertugas 9 bulan di sana, jaga kesehatan, kembali pulang dan bertemu dengan keluarga,” pungkasnya.