Bupati Teluk Bintuni: Cuci Tangan, Upaya Melawan Covid-19
beritapapua.id - Bupati Teluk Bintuni: Cuci Tangan, Upaya Melawan Covid-19

Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw M.T kembali mengajak masyarakat untuk membudayakan hidup bersih selama masa peperangan melawan virus corona Covid-19.

Melalui imbauan yang diperdengungkan dengan infografis dan disebar-luaskan oleh Humas Pemda Teluk Bintuni itu. Bupati memberikan contoh bagaimana mencuci tangan dengan menggunakan sabun yang baik dan benar untuk meminimalisir paparan terhadap virus corona Covid-19.

Bupati Petrus Kasihiw ketika dikonfirmasi melalui telepon genggam, membenarkan imbauannya yang mengajak masyarakat untuk bisa lebih sadar dengan kebersihan diri. Terutama membudayakan mencuci tangan dengan baik. Serta menegaskan kembali perihal social distancing sebagai upaya-upaya melawan dan mencegah penularan wabah virus corona Covid-19.

Etika ketika mencuci tangan dengan sabun harus diperhatikan betul, salah satu cara mencegah pemaparan corona ini yaitu dengan memperhatikan kebersihan diri secara terus menerus. Dan saya tekankan sekali lagi mengenai jaga jarak fisik ketika harus bersosialisasi, jika tidak penting-penting banget, ya di rumah saja. Jangan keluar-keluar,” ujar Petrus.

Petrus juga mengingatkan perihal lebih efektifnya mencuci tangan dengan menggunakan sabun, daripada penggunaan hand sanitizer yang berlebihan yang bisa mengakibatkan kekosongan di pasar.

“Hand sanitizer itu hanya kita gunakan ketika kita tidak bisa mengakses air dan sabun ketika kita berada di luar. Mencuci tangan dengan sabun yang bersih, lebih efektif ketimbang menggunakan hand sanitizer. Ayolah, masyarakat, mari kita budayakan mencuci tangan lebih sering. Karena virus itu bisa tertular ketika kita melakukan kontak dengan tangan kita,” sambung Petrus.

Baca Juga: Langkah Pencegahan Covid-19 Di Manokwari Selatan

Upaya Teluk Bintuni Melawan Corona

Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni terus melakukan upaya untuk meminimalisir kans penyebaran Covid-19 di daerahnya.

Selain mendatangkan alat kesehatan yang dibutuhkan untuk pencegahan dan penanganan Covid-19, pemeriksaan dan screening yang dilakukan di semua akses masuk Teluk Bintuni terus digiatkan oleh pemerintah daerah yang bekerja sama dengan dinas-dinas terkait.

Selain itu, melalui surat edaran bupati nomor : 443.2/ 76/ III/ 2020 tanggal 26 Maret 2020, pemerintah kabupaten telah membatasi waktu operasional Pasar Sentral Bintuni dalam rangka penyemprotan cairan desinfektan.

”Kami harap masyarakat bisa memaklumi perihal pembatasan waktu operasional ini. Demi kepentingan bersama, Pemda harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga Teluk Bintuni secara maksimal,” kata Petrus di kesempatan yang sama.

Bupati Teluk Bintuni berharap masyarakat bisa menekan egonya untuk berkumpul atau melakukan kegiatan komunal yang tidak penting selama masa pandemi ini. Imbauan dan sosialisasi mengenai virus corona Covid-19 akan terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya perang melawan Covid-19 yang telah diikhtiarkan oleh bupati.