Cagar Alam Teluk Bintuni Cocok Jadi Tempat Wisata
beritapapua.id - Cagar Alam Teluk Bintuni Cocok Jadi Tempat Wisata - Wisato

Cagar Alam Teluk Bintuni Cocok Jadi Tempat Wisata – Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kekayaan alam luar biasa. Tentunya selain terkenal akan keindahan alam yang bisa memanjakan mata. Tak hayal kondisi alam ini banyak yang dimanfaatkan oleh sebagian orang bahkan pemerintah untuk menjadikannya sebagai objek wisata. Dari sabang sampai merauke, tempat wisata di Indonesia bagaikan hamparan permadani yang mampu menyejukan mata. Mulai dari kekayaan alam yang tersimpan di bawah laut, hingga gugusan pegunungan yang indah dan menawan semuanya terdapat di bumi Pertiwi.

Tak hanya kekayaan alam yang melimpah, kebudayaan di Indonesia pun sangat beraneka ragam. Setiap daerah memiliki budaya khas yang menjadikan negeri ini semakin berwarna. Akan tetapi, tidak semua kekayaan alam di Indonesia sudah dimanfaatkan dan mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Terbukti masih ada banyak wilayah-wilayah yang memiliki kekayaan alam luar biasa indah dan potensi besar jika dijadikan sebagai tempat wisata.

Baca Juga: Polisi Diminta Tidak Tafsirkan Pasal Penghinaan Sendiri

Kekayaan Alam Teluk Bintuni

Salah satu kekayaan alam yang indah dan layak untuk dijadikan objek wisata adalah Cagar Alam di Kabupaten Teluk Bintuni. Ya, Teluk Bintuni merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Papua Barat dengan luas mencapai 20.840 km2.

Meskipun belum banyak yang mengetahui tentang keindahan alam di Teluk Bintuni, nyatanya potensi kekayaan alam di sana tidak dapat dipandang sebelah mata. Hal ini dikarenakan Teluk Bintuni menyimpan kekayaan alam yang luar biasa besar dan masih belum dimanfaatkan dengan maksimal.

Sebagai contoh, Teluk Bintuni memiliki sebuah kawasan Cagar Alam yang luasnya mencapai 124.850 hektar. Dimana lebih dari 90 persen areal tersebut merupakan ekosistem hutan mangrove. Luasnya hutan mangrove itulah yang membuat Cagar Alam Teluk Bintuni memiliki peranan penting. Peranan tersebut sebagai penyangga kegiatan dan industri perikanan serta udang.

Selain itu, di kawasan Cagar Alam Teluk Bintuni ini juga disebut menjadi rumah bagi berbagai fauna seperti buaya muara, 39 jenis mamalia, 17 marsupial dan 160 jenis burung. Tak hayal kawasan yang masih sangat asri dan memiliki potensi besar ini jika dijadikan sebagai objek wisata akan dapat menarik wisatawan baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Untuk mencapai kawasan Cagar Alam Teluk Bintuni dari ibukota Provinsi Papua Barat (Manokwari) dan Sorong, dapat ditempuh dengan menggunakan pesawat udara jenis Twin-Otter ke kota Bintuni (Ibukota Kabupaten Teluk Bintuni) selama kurang lebih 45 menit dan kendaraan roda empat (Toyota Hard-top) dari Manokwari dengan waktu tempuh kurang lebih 10-12 jam. Selanjutnya dari kota Bintuni kawasan CATB dapat diakses dengan dua cara, yaitu (1) menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua ke batas utara kawasan dengan waktu tempuh kurang lebih 10-5 menit; (2) menggunakan perahu motor (longboat) menyusuri sungai Steenkol/Wasian ke batas barat kawasan dengan waktu tempuh kurang lebih 30-45 menit.