Cegah Penyebaran Corona, Pemerintah Himbau Beraktivitas dari Rumah
beritapapua.id - Cegah Penyebaran Corona, Pemerintah Himbau Beraktivitas dari Rumah - katadata

Kasus penyebaran virus Corona kian meningkat di Indonesia. Data terakhir yang disampaikan oleh Juru Bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, mengatakan sudah ada 117 orang yang positif COVID-19 di Indonesia.

Hal ini kemudian menjadi perhatian para pemangku jabatan dalam hal ini Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi/Kabupaten menerapkan sejumlah aturan untuk menjegah terjadinya penyebaran virus Corona yang semakin meluas.

Diantaranya yaitu dengan ditutupnya kegiatan belajar mengajar di sekolah maupun di universitas. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya penyebaran virus yang melalui interaksi masyarakat. Selain itu, pemerintah juga menghimbau baik pegawai negeri maupun swasta untuk melakukan pekerjaan dari rumah.

Himbauan Langsung dari Presiden Indonesia

“Untuk mengatasi penyebaran Covid-19 membuat kebijakan belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa. Sebagian ASN bisa kerja dari rumah dengan online dan mengutamakan pelayanan prima dari masyakarat,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu 15 Maret 2020.

Selain itu, Presiden juga meminta setiap bentuk kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat banyak untuk ditunda, serta meningkatkan pelayanan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit umum daerah setempat.

“Menunda kegiatan yang melibatkan peserta yang banyak orang dan meningkatkan pelayanan pengetesan Covid-19 dan meningkatkan pengobatan dengan menggunakan RSUD dan RS swasta serta lembaga riset dan pendidikan tinggi yang direkomendasikan kementerian kesehatan,” ujar Jokowi.

Selain Jokowi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga menginstruksikan hal yang serupa. Dimana DKI Jakarta menutup seluruh sekolah dan menerapkan sistem belajar mengajar dari jarak jauh selama dua minggu.

“Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menutup semua sekolah di lingkungan DKI Jakarta dan akan melakukan proses belajar mengajar jarak jauh. Penutupan sekolah ini berlaku selama dua minggu. “Dan kami akan me-review kembali di akhir pekan minggu kedua.” Jelas Anies pada saat konferensi pers Sabtu 14 Maret 2020.

Hal ini dilakukan guna menekan kegiatan di luar rumah dengan menerapkan sistem social distance agar penyebaran virus ini tidak semakin meluas. Upaya social distance ini dianggap sebagai upaya yang paling tepat untuk dilakukan saat ini.

 Baca Juga: Tenis Indonesia Bertahan di Grup I Asia-Oseania Dengan Tiga Pemain

Mengenal Social Distance Sebagai Salah Satu Upaya Terbaik Saat Ini

Mengutip dari Forbes, social distance adalah jarak sosial. Artinya, seseorang mejaga kedekatan fisik dengan orang lain guna mengurangi perpindahan virus dari tubuh satu ke tubuh yang lain.

Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu strategi kesehatan guna mencegah atau memperlambat penyebaran virus. Bahkan, social distance menjadi sebuah aturan baru dalam kehidupan setelah munculnya berbagai penyakit berbahaya.

Selain itu, social distance dapat dilakukan dengan mengisolasi diri bagi orang yang sudah terinfeksi. Mengkarantina diri sehingga orang tersebut dapat terpisah dengan orang lain dan tidak menularkan virus tersebut.

Saat ini, upaya social distance dianggap sebagai upaya paling tepat. Hal ini dikarenakan hingga sekarang para ilmuwan di seluruh dunia belum menemukan vaksin untuk melindungi diri dari virus Corona.