Coin A Chance, Mengumpulkan Koin Untuk Pendidikan
Beritapapua.id - Coin A Chance, Mengumpulkan Koin Untuk Pendidikan - Beradadisini

Coin A Chance, Mengumpulkan Koin Untuk Pendidikan – Pendidikan untuk semua adalah sebuah mimpi dan cita-cita oleh para pendiri bangsa ini. Bahkan setelah 75 tahun Indonesia merdeka, pendidikan masih menjadi sebuah tugas yang belum selesai, karena beberapa permasalahan ketimpangan ekonomi. Namun benih-benih empati, toleransi, dan rasa kebersamaan terus hadir dalam anak muda dan generasi baru Indonesia.

Bermula pada tahun 2008, Coin A Chance merupakan sebuah komunitas yang berawal dari gerakan spontan sebuah blog pada Desember 2008. Secara resmi kegiatan CAC mulai pada Februari 2009 dan hingga sekarang berkembang pada berbagai kota. Coin A Chance telah mempunyai sebelas cabang di seluruh Indonesia. Hingga saat ini sudah lebih dari 50 anak daerah bisa terus sekolah berkat beasiswa dari kumpulan uang receh. Gerakan ini juga terus tumbuh dan berkembang seiring berjalannya waktu.

Baca Juga: Ancaman Peningkatan Kasus Covid-19 Indonesia

Komunitas Coin A Chance (CAC)

Komunitas Coin A Chance (CAC) Jogja berusaha membantu anak-anak yang kurang mampu baik tingkat SD, SMP, dan SMA untuk tetap bersekolah. Penggalangan dana dengan mengumpulkan koin dari siapa saja yang ingin membantu. Saat ini, CAC Jogja sudah memiliki sekretariat resmi yang beralamat di Jurugsari IV, No.9, Sinduadi, Mlati, Sleman.

Ketiga pendiri CAC Jogja, Alluisius Hartanto, Karlina Denistia, dan Yosephus Ardean, melaksanakan program pertamanya pada awal tahun 2009 dengan sebutan Coin Collecting Day (CCD). Kegiatan ini dilakukan di Sunday Morning dan menghasilkan koin sejumlah Rp 100.000,-. Untuk menambah dana, para pendiri CAC Jogja menetapkan iuran bagi anggotanya, saat itu masih mereka bertiga. Komunitas ini bahkan pernah mengumpulkan koin hingga Rp 8.000.000, melalui CCD. Ternyata koin-koin recehan yang terkumpul ini bisa menjadi sebuah penyemangat dan penyambung pendidikan bagi adik-adik yang terkendala dalam pembiayaan pendidikan.

CAC Jogja juga membentuk Kelas Mimpi sebagai wadah antara seluruh relawan CAC dan adik-adik asuh tentang impian mereka. Selain itu, ada juga Kelas Karya sebagai tempat seluruh adik asuh belajar untuk mengembangkan kreativitas mereka. Baik dalam berbagai bidang, baik bidang kesenian, pertanian, dan sebagainya.