Corinus Krey
Corinus Krey Pahlawan Papua yang Terlupakan

Corinus Krey, Pahlawan Papua yang Terlupakan – Ketika membahas nama Irian, maka nama yang muncul adalah Frans Kaisiepo atau Soekarno. Kedua tokoh ini memang memberikan nama yang baik bagi pulau di timur Indonesia itu.

Namun, tahukah Anda bahwa Frans Kaisiepo tidak sendirian kala merumuskan nama Irian?

Adalah Corinus Krey, rekan dari Frans Kaisiepo yang turut berjuang dalam kemerdekaan Papua dari Belanda. Corinus Krey adalah ajudan dari Soegoro, kepala sekolah Bestuur Pamong Praja. Sekolah tempat Frans Kaisiepo bersekolah.

Untuk mengangkat martabat dan derajat masyarakat Papua, Frans berupaya mengganti nama Papua menjadi lebih baik. Mengutip dari Antara, Papua berasal dari kata ‘papa hua’ yang artinya tiada bapak.

Kerajaan Tidore biasa menyebut nama itu lantaran mereka tidak mengetahui asal usul Papua. Lantas, kawan diskusi Frans kala itu adalah Corinus Krey. Mereka berdua sepakat bahwa nama Papua perlu mengangkat bahasa lokal.

Baca juga: Kesepian Dalam Psikologi dan Pandangan Islam

Akhirnya, mereka menggunakan nama ‘Irian’ yang artinya panas. Ini melambangkan negeri Papua sebagai negeri tempat matahari terbit.

Tak hanya itu, Corinus bergabung dengan TNI Angkatan Udara sejak 1967 hingga 1975. Ia menyandang pangkat tertinggi militer saat itu, yakni Mayor Kehormatan. Pada tahun 1947, Corinus juga bergabung dengan Komite Indonesia Merdeka (KIM). Bersama Marthen Indey, mereka menjadi motor pergerakan politik melawan Belanda.

Corinus juga pernah menjabat sebagai seorang anggota MPRS pada tahun 1964 hingga 1968. Selain itu, ia merupakan perwira TNI AU dan memegang bintang veteran RI.

Perjuangannya melawan Belanda pun tidak lantas mulus. Ia pernah 4 kali masuk penjara Belanda dan mendapat siksaan. Mulai dari penjara Kota Nica Jayapura (seminggu), penjara Abepura Jayapura (5 bulan) , penjara Biak (1 tahun), hingga penjara Digul (7 tahun).

Terungkapnya Kisah Kepahlawanan Corinus Krey

Kisah ini terungkap kala Komandan Pangkalan TNI-AU (Lanud) Silas Papare Jayapura Marsma TNI Budhi Achmadi berkunjung ke kediaman Marthen Indey. Cucu dari tokoh pahlawan Papua itu, Aksamina Talapessy, bercerita tentang kisah Corinus Krey.

Mama Aca, sebutan Aksamian Talapessy, menyebut bahwa mendiang kakeknya, yakni Marthen Indey, berpesan untuk menceritakan kisah perjuangan Corinus Krey. Ia mengatakan bahwa segala penghargaan yang Marthen Indey dapatkan, Corinus Krey harus menerimanya juga.

Atas hal tersebut, Komandan Lanud Silas Papare akan berdialog dengan keluarga dari Corinus Krey soal wasiat dari Marthen Indey.